Lapisnews.com, Mateng – Sebanyak 51 orang di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), tercatat positif mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) hingga tahun 2025.
Kasus ini tersebar di lima kecamatan, dengan sebagian pasien sedang menjalani pengobatan dan pemantauan oleh Dinas Kesehatan Mateng.
Menurut Muh. Ikbal, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Mateng, dari 51 kasus tersebut, 30 orang masih dalam proses pengobatan, sementara sisanya meninggal dunia atau pindah ke luar daerah.
“Sebagian besar penderitanya adalah laki-laki,” ujar Ikbal pada Jumat (14/2/2025).
Kasus HIV ini tersebar di beberapa kecamatan, dengan jumlah tertinggi di Kecamatan Topoyo (20 kasus), diikuti oleh Karossa (11 kasus), Tobadak (10 kasus), Pangale (5 kasus), dan Budong-Budong (5 kasus).
Dinas Kesehatan Mateng menemukan kasus ini melalui skrining di wilayah setempat serta pemeriksaan yang dilakukan di luar daerah.
“Tidak semua kasus terdeteksi di sini. Ada juga yang ditemukan saat mereka diperiksa di luar Mateng,” jelas Ikbal.
Untuk menekan penyebaran virus, Dinas Kesehatan Mateng menerapkan program pengobatan tanpa karantina.
“Kami fokus menurunkan jumlah virus dalam tubuh pasien agar tidak menular. Dengan pengobatan yang tepat, risiko penularan bisa ditekan,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri di puskesmas, rumah sakit, atau klinik.
Ke depan, skrining HIV secara gratis akan menjadi bagian dari prosedur sebelum pernikahan, berkat program bantuan dari pemerintah pusat.
“Ikami ingin memastikan pasangan yang akan menikah mengetahui status kesehatannya. Bagi yang positif HIV, bukan berarti dilarang menikah, tetapi mereka harus menjalani pengobatan terlebih dahulu. Jika viral load sudah rendah atau tidak terdeteksi, mereka bisa menikah dengan aman di bawah pengawasan tenaga medis,” pungkas Ikbal.
Saat ini, puskesmas di Mateng telah dilengkapi dengan tenaga medis terlatih untuk menangani HIV, memastikan setiap pasien mendapatkan pengobatan yang optimal.
(Abs)











Komentar