oleh

Syukur Parallui Sorot Sinergitas antara Pemerintah Desa dan BPD

LAPISNEWS.COM,-Polman – Tenaga Ahli Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Polewali Mandar Syukur Parallui memaparkan pandangannya terkait Sinergitas antara Pemerintah Desa dan BPD

Menurut Syukur ada delapan
bentuk yang dapat menghambat sinergitas pemerintah desa dengan BPD:

1. *Komunikasi yang tidak efektif*: Kurangnya komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dan BPD dapat menyebabkan kesalahpahaman dan konflik.
2. *Perbedaan pandangan dan kepentingan*: Perbedaan pandangan dan kepentingan antara pemerintah desa dan BPD dapat menyebabkan konflik dan menghambat sinergitas.
3. *Kurangnya transparansi dan akuntabilitas*: Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana dan sumber daya desa dapat menyebabkan kecurigaan dan konflik.
4. *Perebutan kekuasaan dan pengaruh*: Perebutan kekuasaan dan pengaruh antara pemerintah desa dan BPD dapat menyebabkan konflik dan menghambat sinergitas.
5. *Kurangnya kemampuan dan kapabilitas*: Kurangnya kemampuan dan kapabilitas dalam mengelola pemerintahan desa dan BPD dapat menyebabkan kegagalan dalam mencapai tujuan dan menghambat sinergitas.
6. *Intervensi dari pihak luar*: Intervensi dari pihak luar, seperti pemerintah kabupaten atau provinsi, dapat menyebabkan konflik dan menghambat sinergitas antara pemerintah desa dan BPD.
7. *Kurangnya partisipasi masyarakat*: Kurangnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pemerintahan desa dapat menyebabkan kegagalan dalam mencapai tujuan dan menghambat sinergitas.
8. *Konflik kepentingan antara anggota BPD*: Konflik kepentingan antara anggota BPD dapat menyebabkan konflik dan menghambat sinergitas antara pemerintah desa dan BPD.

Delapan hal tersebut dipaparkan oleh beliau didepan para Pemerintah Desa dan BPD Sekecamatan Wonomulyo

dalam satu acara Rapat koordinasi Pemerintahan Desa dan BPD yang digelar di Aula Balai Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat 13 Februari 2025

Dimana acara tersebut turut dihadiri Plt.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Polewali Mandar Aco Rifai

Camat Wonomulyo Samiaji

Dan sejumlah Pendamping Desa
Dengan menyusun tema”Sinergitas Kemitraan Pemerintah Desa dan BPD dalam membangun desa

Sementara Ketua ABPEDNAS Wonomulyo Muhammad Thalib kepada Wartawan menjelaskan bahwa kegiatan hari ini kita laksanakan adalah kegiatan kolaborasi antara BPD dan Pemerintah Desa Sekecamatan Wonomulyo yang kita kemas Rapat koordinasi dengan mengusung tema Sinergitas antara Pemerintah Desa dan BPD dalam membangun desa.
Tujuannya adalah BPD dan Kepala Desa keharmonisannya di dalam program program yang ada dalam desa melahirkan pembangunan desa terciptanya suasana akuntable dan transparansi dalam penggunaan anggaran desa

Kegiatan ini kita lagi uji coba tahun ini dan Insyaallah teman teman kepala desa sangat meresponnya
Jadi beliau mengharap setiap tahun kita laksanakan kegiatan model begini untuk duduk bersama antara Pemerintah Desa dan BPD sehingga tercipta keharmonisan didalamnya.Kata Muhammad Thalib

Beliau menambahkan Tentunya kita juga akan evaluasi kegiatan ini bagaimana outputnya dan setelah itu kita melahirkan satu rekomendasi untuk penyempurnaannya di tahun akan datang sehingga sinergitas antara BPD dan Pemerintah Desa tentu untuk harapan kita semua.
Terang Muhammad Thalib (Syarifudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed