oleh

Puluhan Warga Terdampak Bendungan Budong-Budong Protes di Kantor BWS III Sulawesi

Lapisnews.com, Mateng – Puluhan warga terdampak pembangunan Bendungan Budong-Budong menggelar aksi protes dengan membakar ban di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sulawesi, Desa Salulekbo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Minggu (4/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga karena hingga kini pemerintah belum merealisasikan pembayaran ganti rugi tahap ketiga yang telah dijanjikan.

Perwakilan warga, Supriadi, mengatakan sekitar 80 kepala keluarga (KK) masih menunggu pembayaran tersebut. Menurutnya, ganti rugi tahap pertama dan kedua telah dibayarkan, namun tahap ketiga belum juga terealisasi.

“Untuk tahap satu dan tahap dua sudah terbayarkan, tetapi tahap tiga sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Supriadi.

Ia menjelaskan, terdapat dua jenis ganti rugi yang dituntut warga, yakni ganti rugi akibat proses pembangunan bendungan serta ganti rugi akibat genangan air yang ditimbulkan oleh bendungan tersebut.

Total dana ganti rugi yang dituntut warga pada tahap ketiga diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Supriadi menambahkan, kesabaran warga telah habis karena janji pembayaran tersebut disebut sudah dianggarkan sejak empat tahun lalu, namun belum juga direalisasikan.

“Jarak pembayaran tahap satu ke tahap dua sebelumnya hanya sekitar delapan bulan. Sementara tahap tiga ini jaraknya sangat lama,” jelasnya.

Warga menegaskan akan terus melakukan aksi pembakaran ban dan unjuk rasa hingga pemerintah merealisasikan pembayaran ganti rugi tahap ketiga tersebut.

Laporan: ABS

Editor: Ratu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed