oleh

HMI Mamuju “Panaskan” Kanwil Kemenag Sulbar: Desak Bongkar Dugaan Mafia Proyek hingga Pungli P3K

-Mamuju-88 views

LAPISNEWS.COM,-MAMUJU — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat. Dalam aksi tersebut, HMI melontarkan sejumlah tuntutan keras terkait tata kelola dan dugaan persoalan di lingkungan Kemenag Sulbar.

HMI mendesak Kepala Kanwil Kemenag Sulbar segera melakukan evaluasi, pemeriksaan, dan klarifikasi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diduga terlibat dalam praktik mafia proyek.

Tak hanya itu, HMI juga menyoroti pengelolaan jasa pengamanan/security di lingkungan Kemenag Sulbar serta mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses tersebut.

Massa aksi turut menuntut Kemenag Sulbar memberikan klarifikasi terbuka terkait hasil pemeriksaan Inspektorat mengenai dugaan pungutan liar terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disebut-sebut melibatkan Kabag TU. HMI meminta persoalan tersebut tidak ditutup-tutupi dan harus dijelaskan secara transparan kepada publik.

HMI juga mendesak Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi dan renovasi madrasah melalui program PHTC Tahun 2025.

Selain itu, HMI meminta Kementerian Agama meninjau kembali proses rekomendasi calon Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar apabila ditemukan indikasi kolusi, nepotisme, konflik kepentingan, maupun proses yang tidak objektif.

Aksi Sempat Memanas

Aksi sempat memanas ketika pihak humas menemui massa demonstran. Situasi tersebut dipicu oleh respons yang dinilai massa aksi tidak menjawab substansi tuntutan.

Koordinator Lapangan (Korlap) HMI Cabang Mamuju, Ihram, mengatakan pihaknya kecewa karena humas yang menemui massa dinilai tidak hadir sebagai fasilitator untuk menjembatani tuntutan dengan pimpinan.

«“Penyebab situasi memanas karena humas datang bukan sebagai fasilitator. Justru berbicara bertele-tele dan seolah-olah menanggapi tuntutan kami, padahal itu bukan kapasitasnya,” tegas Ihram.»

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Mamuju, Dahril, menegaskan pihaknya belum akan berhenti sebelum seluruh tuntutan mendapatkan jawaban yang jelas.

Menurutnya, sejumlah tuntutan HMI hingga aksi berlangsung belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak Kanwil Kemenag Sulbar.

«“Dari beberapa tuntutan kami, belum ada jawaban yang benar-benar menjawab substansi persoalan. Kami akan kembali meminta penjelasan dan melakukan aksi demonstrasi ketika Kakanwil sudah berada di tempat,” ujar Dahril.»

HMI Cabang Mamuju menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kontrol mahasiswa terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Mereka meminta seluruh dugaan persoalan yang disoroti dibuka secara transparan dan diperiksa melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

HMI menilai, jika tidak ada jawaban yang terang, maka aksi lanjutan menjadi pilihan untuk memastikan tuntutan mereka tidak berhenti di balik meja birokrasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed