LAPISNEWS.COM,-Mamuju – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Mamuju mengecam keras dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat Polresta Mamuju saat mengamankan massa aksi di Kantor Keuangan Mamuju.
Koordinator Lapangan aksi, Irwan, menyampaikan kekecewaannya terhadap pola pengamanan yang dinilai tidak mengedepankan pendekatan persuasif. Menurutnya, salah seorang peserta aksi bernama Ikra diduga mengalami tindakan kekerasan saat diamankan oleh aparat.
“Salah satu teman kami, Ikra, ditarik ke samping kantor dengan alasan diamankan hingga berada di luar jangkauan kamera. Setelah berada di dalam, kami menduga ia mengalami tindakan pencekikan dan pemukulan,” ujar Irwan.
HMI MPO Cabang Mamuju meminta agar dugaan tersebut diusut secara menyeluruh, transparan, dan objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Organisasi ini juga mengimbau mahasiswa dan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum. Menurut Irwan, apabila ada peserta aksi yang dibawa menjauh dari lokasi dan di luar jangkauan publik dengan alasan pengamanan, rekan-rekan peserta aksi perlu memastikan proses tersebut tetap dapat dipantau dan sesuai prosedur, sehingga hak-hak setiap warga negara tetap terlindungi.
Saat ini, menurut Irwan, Ikra masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ia menyebut korban akan menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi ginjalnya, guna mengetahui penyebab keluhan yang dialami. HMI MPO berharap seluruh proses pemeriksaan medis dan dugaan kekerasan tersebut dapat menjadi bagian dari penyelidikan yang profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti.
HMI MPO Cabang Mamuju mendesak Polresta Mamuju untuk bersikap profesional, transparan, dan akuntabel dalam menangani dugaan peristiwa ini. Apabila ditemukan adanya pelanggaran prosedur maupun penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat, HMI meminta agar tindakan tegas diberikan sesuai hukum yang berlaku.
Sebagai bentuk komitmen mengawal proses tersebut, HMI MPO Cabang Mamuju menyatakan akan melakukan konsolidasi internal dan berencana menggelar aksi demonstrasi di Polresta Mamuju guna menuntut pengusutan yang tuntas, profesional, dan berkeadilan.











Komentar