oleh

Kasatgaswil Sulbar Sinergi Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Sarjo Cegah Penyebaran Paham IRET

LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Pelaksana Tugas Kepala Satuan Tugas Wilayah (Plt. Kasatgaswil) Sulawesi Barat berkolaborasi bersama jajaran pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran paham IRET. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Sarjo, Senin (13/7/2026) mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kasatgaswil Sulbar dengan didampingi tim pers Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Gugus Tugas Sulbar, yang terdiri dari AKBP Soffan Ansyari S.H, Briptu Latfia Arwandi, dan Bripda M Yuda Hasmedi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Camat Sarjo Rohodim, Kepala Puskesmas Sarjo Anita SKM, Kepala KUA Sarjo Hj Munawir Aswad S.Ag, Ketua TP PKK Kecamatan Sarjo Kasma Wati, Ketua Pembina Majelis Taklim Sarjo Dasria, serta para kepala satuan pendidikan: Kepala SMKN 1 Sarjo Hajrum S.Pd, Kepala SMAN 1 Sarjo Muklis S.Pd, Kepala SMPN 1 Sarjo Arkam S.Pd, Kepala SMPN 2 Sarjo Mursidin S.Pd, dan Kepala SDN Maponu Baru Amalia S.Pd.

Hadir pula seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sarjo, penyuluh agama, Bhabinsa, Babinkamtibmas Sarjo tokoh pemuda, tokoh perempuan, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Plt. Kasatgaswil Sulbar selaku narasumber menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai bahaya paham IRET yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antarinstansi serta seluruh elemen masyarakat untuk membangun ketahanan wilayah dari pengaruh paham yang dapat merusak persatuan dan kerukunan.

“Kami berharap seluruh pihak dapat bersatu, saling berkoordinasi, dan senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Pencegahan adalah langkah paling utama, sehingga peran sekolah, lembaga keagamaan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat sangat menentukan keberhasilan menjaga kondusivitas Kecamatan Sarjo,” ujarnya.

Para peserta kegiatan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sosialisasi ini. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan menjangkau hingga ke tingkat desa dan kelompok pemuda, agar pemahaman seluruh lapisan masyarakat semakin matang dalam menolak paham yang memecah belah persatuan.

Diharapkan sinergi yang terjalin dari kegiatan ini dapat terus diperkuat, sehingga Kecamatan Sarjo senantiasa menjadi wilayah yang aman, rukun, damai, dan menjunjung tinggi persatuan kebangsaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed