Lapisnews.com – Mateng – Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada 26 Agustus 2025 lalu, Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyambangi Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).
Kunjungannya kali ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga menandai semangat baru pembinaan kepolisian di wilayah yang juluki Lalla tassisara, Selasa 14 Oktober 2025.
Tiba di Mapolres Mateng, Kapolda langsung meninjau berbagai sarana dan prasarana. Mulai dari perlengkapan Pengendalian Massa (Dalmas), kendaraan operasional personel, hingga water cannon tak luput dari pengecekan. Bahkan, ruang tahanan juga ia periksa satu per satu untuk memastikan semua dalam kondisi layak dan aman.
“Alhamdulillah, hasil pengecekan semua sarana dan prasarana Polres Mateng dalam keadaan baik,” ujar Irjen Adi usai meresmikan di Lapangan Tembak Lalla Tassisara, di Benteng, Desa Tobadak Kecamatan Tobadak.
Meski demikian, Kapolda berpesan agar kondisi kendaraan roda dua milik personel tetap diperhatikan demi keselamatan saat bertugas di lapangan.
Tak hanya meninjau, kunjungan Kapolda juga sekaligus meresmikan lapangan tembak baru yang berlokasi di area Mapolres Mateng. Lapangan yang diberi nama Lalla Tassisara itu, diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet menembak, baik dari kalangan kepolisian maupun masyarakat umum.
“Kami harapkan lapangan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk latihan para atlet dan anggota,” ucapnya.
Kehadiran Kapolda di Mateng menjadi rangkaian kunjungan kerja keempatnya. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Kabupaten Polewali Mandar, Majene, dan Pasangkayu. Misi utamanya adalah mengecek kesiapan jajaran, memberikan arahan langsung kepada personel Polres, serta menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat di tiap kabupaten.
Sementara itu, Bupati Mateng, Arsal Aras menyambut baik kehadiran Kapolda Sulbar. Ia menyebut pembangunan lapangan tembak Lalla Tassisara merupakan hasil kolaborasi antara Pemda dan Polres Mateng.
“Lapangan ini menjadi tempat latihan bersama, baik bagi polisi maupun Perbakin. Harapannya, semua klub penembak di Mateng bisa berlatih di sini secara teratur dan aman,” tutur Arsal.
Menurutnya, beberapa tahun terakhir, atlet penembak asal Mateng sudah mulai menunjukkan prestasi di berbagai ajang. Dengan adanya lapangan tembak ini, pemerintah optimistis pembinaan atlet akan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Dulu mereka latihan di tempat terbuka tanpa pengawasan. Sekarang kami punya fasilitas yang layak dan bisa jadi kebanggaan daerah,” tambahnya.***










Komentar