LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Demi Mewujudkan Sinergitas, Satu Peleton Personil Kodim 1427/ Pasangkayu Mengikuti Apel Gelar Pasukan OPS Keselamatan Marano 2025 Di Mapolres Pasangkayu, Senin (10/02/2025).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasangkayu AKBP Chandra Kurnia Setiawan S.I.K.
Kegiatan itupun bertemankan “Dengan semangat malaqbiq kita budayakan tertib berlalulintas guna terwujudnya asta cita”.
Nampak Hadid dalam kegiatan tersebut, kapten Inf Ismail Pasi Ter Kodim 1427/Pasangkayu, Yuniyanto Agung Nurcahyo SH., ketua pengadilan negeri pasangkayu, Hariman Ibrahim wakil ketua ll DPRD kabupaten Pasangkayu, letda laut (E) Mei Handoko komandan Pos Binpotmar TNI-AL Pasangkayu, Yudi Reynaldi S.H., Staf kejaksaan Kabupaten Pasangkayu, haerun Basit SE kasi Penyidik PNS.
Apel Gelar Pasukan OPS Keselamatan Marano 2025 bertujuan cipta kondisi (Cipkon) Kamseltibcar lantas Menjelang Idul Fitri 1446 H.
Amanat Kapolda Sulbar yang di bacakan oleh Kapolres Pasangkayu ia mengatakan, Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT , Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan ridho-nya, pada pagi hari ini kita dapat melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi keselamatan marano tahun 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 10 sampai dengan 23 februari 2025 di seluruh wilayah provinsi sulawesi barat.
Ops keselamatan marano 2025 tahun ini mengangkat tema: *”Dengan semangat malaobia kita budayakan tertib berlalulintas guna terwujudnya asta cita”*. Tujuan dari pelaksanaan operasi ini adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, menurun nya angka fatalitas korban kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Adapun sasaran dalam pelaksanaan operasi keselamatan antara lain segala bentuk potensi, gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, pada saat maupun pasca operasi keselamatan 2025.
Keamanan, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas harus menjadi perhatian kita bersama. Berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcarlantas karna itu diperlukan kordinasi yang baik antar instansi terkait yang bertanggung jawab agar tercipta keterpaduan langkah guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Kapolres juga mengatakan, berdasarkan laporan hasil pelaksanaan operasi keselamatan marano 2024, pelanggaran lalu lintas terdata sebesar 1.766 pelanggaran yang di dominasi oleh pengendara roda dua. Sedangkan data kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 20 kejadian dengan korban meninggal dunia 3orang, luka berat 7 orang, luka ringan 22 orang dan kerugian material sebesar rp 48700 000 dimana korban kecelakaan tertinggi di alami oleh profesi mahasiswa atau pelajar, umur 16 8d 20 tahun dan didominasi oleh pengendara sepeda motor dari data tersebut, tergambarkan bahwa masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
Adapun kegiatan yang harus dilaksanakan guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, antara lain kegiatan preemtif, yaitu melaksanakan binluh ke sekolah-sekolah atau kampus-kampus, menyambangi masyarakat yang tidak terorganisir, antara lain tukang ojek dan supir angkutan umum tekankan bahwa keselamatan dalam berlalu lintas harus menjadi kebutuhan. Kemudian kegiatan preventif, yaitu melaksanakan penjagaan dan pengaturan di lokasi-lokasi yang rawan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas bia diperlukan. Laksanakan peneguran hingga penegakan hukum terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran prioritas, yaitu pelanggaran yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan dengan korban fatalitas
“Melalui operasi keselamatan 2025 ini diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah provinsi sulbar dapat ditekan seminim mungkin dengan upaya-upaya nyata dari para intasnsi terkait agar tujuan dari kegiatan operasi ini dapat tercapai” Ujar Kapolres.
Kapolres juga berikan penekanan kepada seluruh peserta sekalian untuk :
1. Dalam pelaksanaan operasi dahulukan kegiatan preemtif dan preventif secara edukatif dan humanis. Tindakan gakkum agar dilakukan secara selektif terhadap pelanggaran prioritas
2. Tingkatkan sinergi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas di lapangan
3. Selama kegiatan operasi hindari tindakan kontra produktif, yang dapat menurunkan citra polri
4. Laksanakan tugas dengan semangat, ikhlas dan penuh tanggung jawab.
“Demikian amanat ini disampaikan, semoga allah swt, tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara”Imbuhnya.











Komentar