oleh

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, ASN Anjungan Daerah Sulawesi Barat Ikuti Pelatihan Hospitality

LAPISNEWS.COM,-Jakarta – Pelayanan yang ramah dan profesional menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepuasan wisatawan. Untuk itu, para pengelola dan pelaku usaha di sektor area pariwisata termasuk Anjungan Daerah seluruh Provinsi Indonesia yang berada di area wisata TMII mengikuti Pelatihan Hospitality yang bertujuan memperkuat standar pelayanan prima. Kegiatan berlangsung pada Rabu 30 September 2026 di Museum Indonesia TMII.

Dari ASN Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, pelatihan ini diikuti oleh Hendra Hidayat, Operator Pelayanan Operasional dan Sri Bulan Febriyani, Penata Layanan Operasional.

Pelatihan ini secara spesifik membahas berbagai aspek penting dalam hospitality, mulai dari service excellent (pelayanan prima), komunikasi efektif, etika pelayanan, penanganan keluhan wisatawan anjungan, hingga pembentukan citra positif Anjungan Provinsi Sulawesi Barat yang berada dalam area Destiny Wisata TMII.

Dalam sesi materi, narasumber dari Manajemen Pengelola TMII, Kanthi menekankan bahwa hospitality bukan sekadar keramahan, melainkan sistem pelayanan yang terstandar.

“Setiap titik sentuh wisatawan, mulai dari kedatangan, proses pengisian SKM (Survey Kepuasan Masyarakat), pemandu wisata, kebersihan fasilitas, hingga kepulangan, harus memberikan pengalaman yang berkesan dan menyenangkan,” kata Kanthi.

Ia menambahkan, tempat wisata yang unggul tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga menjual pengalaman.

“Wisatawan akan kembali jika mereka merasa dilayani dengan tulus, cepat, dan profesional,” ujarnya.

Selain teori, peserta juga mengikuti praktik langsung melalui simulasi pelayanan, studi kasus penanganan komplain, serta uraiain SOP sebagai frontliner, guide, gesture tubuh, dan jenis jenis komunikasi verbal dan non verbal untuk meningkatkan pelayanan publik yang akan membuat wisatawan akan datang kembali dan mendapatkan pengalaman dan pelayanan dengan standar terbaik.

Kasubbid Promosi, Informasi dan Investasi, Nurul Farasmy mengungkapkan, melalui pelatihan ini, diharapkan para ASN Badan Penghubung khususnya pada Subbid Promosi, Informasi, dan Investasi mampu menerapkan standar hospitality di Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para ASN mampu meningkatkan kualitas pelayanan dengan menerapkan standar hospitality, khususnya di Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, selalu belajar untuk mengerti lebih dalam tentang keberagaman seni dan budaya khususnya diarea display pameran Anjungan Daerah Sulawesi Barat, membuat wisatawan memiliki pengalaman yang menyenangkan dan positif saat berkunjung ke Anjungan Daerah Sulawesi Barat, serta sekaligus mendorong kualitas promosi Seni dan Budaya Sulawesi Barat, karena di tahun 2026, Anjungan Daerah Sulawesi Barat mendapatkan penghargaan sebagai Best Hospitality, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Barat,” kata Nurul.

Selain kategori hospitality terbaik yang mencerminkan budaya Sulawesi Barat yang menjunjung tinggi keramahan dan pelayanan kepada tamu, tetapi juga representasi dari identitas budaya masyarakat Sulawesi Barat yang menjadikan keramahan sebagai bagian dari jati diri.

“Ini sejalan dengan Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujukan pelayanan dasar dan berkualitas,” imbuhnya.

Pelatihan hospitality menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan Anjungan Daerah Seluruh Indonesia sebagai destiny pariwisata di area TMII yang berkelanjutan dan berdaya saing, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed