LAPISNEWS.COM,-Tangerang, 19 Oktober 2026 – Keikutsertaan Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menghasilkan sejumlah peluang kerja sama bisnis untuk pengembangan pasar kopi Toraja. Setelah mengikuti pameran perdagangan internasional yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kandora Coffee menjajaki peluang pasokan kopi dalam skala besar, kerja sama pasokan rutin, hingga pengembangan produk bersama mitra bisnis.
Selama pameran, Kandora Coffee memperkenalkan kopi Arabika dan Robusta premium asal Toraja kepada pengunjung, calon pembeli, roastery, serta pelaku usaha dari berbagai sektor. Kehadiran di TEI menjadi kesempatan bagi Kandora Coffee untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan karakter kopi Toraja kepada pasar yang lebih luas, termasuk calon mitra yang memiliki kebutuhan pasokan untuk pengembangan bisnis.
Salah satu peluang yang dijajaki adalah rencana pasokan sebanyak 500 kilogram Arabica Green Bean Grade 1 kepada sebuah roastery di Jakarta, yang direncanakan terealisasi pada Juli 2027. Kandora Coffee juga membuka peluang pasokan rutin sebanyak 10 kilogram Arabica Green Bean per bulan kepada Anjiru Coffee di Yogyakarta. Selain itu, terdapat penjajakan kerja sama pengembangan produk drip coffee bersama eksportir dan agregator Elang Bumi Nusantara.
Rangkaian peluang tersebut menunjukkan potensi pengembangan bisnis Kandora Coffee setelah bertemu langsung dengan calon mitra selama pameran. Proses penjajakan juga memberikan kesempatan bagi usaha kopi asal Toraja ini untuk memahami kebutuhan pembeli, menjaga konsistensi kualitas produk, dan mempersiapkan kapasitas pasokan sesuai peluang kerja sama yang berkembang.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran perdagangan internasional merupakan bagian dari upaya membuka akses pasar dan mempertemukan produk unggulan daerah dengan calon mitra bisnis yang relevan.
“Bagi UMKM, kesempatan bertemu langsung dengan calon pembeli dan pelaku industri menjadi langkah penting untuk mengembangkan usaha. Kami berharap peluang yang diperoleh Kandora Coffee selama TEI 2026 dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang berkelanjutan, sehingga kopi Toraja semakin dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pertamina terus mendorong UMKM binaan untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kapasitas usaha, dan memanfaatkan peluang pasar secara optimal,” ujar Lilik.
Owner Kandora Coffee, Arni Pabunga, juga melihat partisipasi dalam TEI 2026 sebagai kesempatan untuk mengenalkan produk kopi Toraja sekaligus membangun hubungan bisnis yang dapat dikembangkan setelah pameran berakhir.
“Melalui TEI 2026, kami mendapat kesempatan untuk memperkenalkan kopi Toraja kepada lebih banyak calon mitra dan memahami kebutuhan pasar secara langsung. Beberapa peluang kerja sama yang muncul menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk dan mempersiapkan usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pembeli. Kami berharap penjajakan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi perkembangan Kandora Coffee dan kopi Toraja,” ungkap Arni.
Selama penyelenggaraan TEI 2026, Kandora Coffee juga membukukan penjualan ritel sebesar Rp7,945 juta. Capaian ini melengkapi hasil partisipasi yang berfokus pada perluasan jejaring bisnis dan penjajakan kerja sama jangka menengah maupun panjang.
Pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terhadap Kandora Coffee mencakup peningkatan kapasitas produksi, fasilitasi sertifikasi, kurasi produk, dukungan keikutsertaan dalam pameran, serta akses pertemuan bisnis dengan calon pembeli. Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu UMKM mempersiapkan produk dan usahanya agar semakin kompetitif dalam menjangkau pasar nasional maupun internasional.
Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan usaha UMKM; SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui peningkatan kapasitas serta daya saing produk; dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembukaan jejaring bisnis dan penjajakan kerja sama dengan pelaku industri.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap peluang yang diperoleh Kandora Coffee pascapameran dapat berkembang menjadi kemitraan bisnis yang konkret. Dengan menjaga kualitas, memperkuat kesiapan produksi, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pembeli, Kandora Coffee diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus membawa kopi Toraja semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.
Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui situs resmi MyPertamina, media sosial @pertaminasulawesi, serta Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi










Komentar