oleh

Pertamina Patra Niaga Bangun Ruang Belajar dan Mimpi Anak-Anak Pesisir Sulawesi

-Ekonomi-168 views

LAPISNEWS.COM,-Bitung, Sulawesi Utara, 16 Oktober 2026* – Di sebuah kawasan permukiman pesisir di Kota Bitung, anak-anak memiliki sebuah tempat yang lebih dari sekadar ruang belajar. Di sana mereka bermain, membuat prakarya, mengeksplorasi lingkungan, belajar bersama, sekaligus membangun keberanian untuk bermimpi.

Rumah Anak Pesisir (RASI), program Tanggung Jawab Lingkungan Sosial (TJSL) merupakan sebuah ruang pendidikan nonformal yang diinisiasi oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung bersama kelompok masyarakat binaan, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan lokal.

Hadir sejak pada 2023, Rumah Anak Pesisir (RASI) telah menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi lebih dari 145 anak di kawasan Pemukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat 1, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang lingkungan, RASI ingin mengubah cara mereka memandang tempat tinggalnya. Pesisir bukan sekadar tempat mereka tinggal. Pesisir adalah bagian dari identitas, sumber kehidupan, sekaligus warisan yang perlu dijaga.

RASI menerapkan pendekatan eksperiential learning, atau pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi diajak belajar melalui apa yang mereka lihat, lakukan, dan rasakan secara langsung. Eksplorasi lingkungan, permainan edukatif, prakarya, praktik, hingga berbagai aktivitas kreatif menjadi bagian dari proses pembelajaran. Dengan cara tersebut, edukasi lingkungan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diharapkan tumbuh menjadi karakter dan kebiasaan.

”Kami percaya bahwa semua orang termasuk anak-anak berhak mendapatkan pendidikan yang sama, cinta yang sama, dan kasih yang sama, oleh karena itu kami berharap mereka yang merasa tidak mendapatkan itu semua, bisa mendapatkan itu dirumah ini. Saya percaya bahwa perubahan tidak melulu mulai dari sesuatu yang besar, namun hal-hal kecil yang kita mulai dengan niat baik dan cinta yang besar bisa membawa energi kebaikan yang lebih banyak lagi” Ujar Jesiska Christi Sarempa, Founder Rumah Cinta Kasih

Selama berjalan, RASI telah menghadirkan lebih dari 20 rangkaian aktivitas yang dirancang untuk mendukung perkembangan anak sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Kegiatan tersebut antara lain Festival Anak Pesisir, Misi Pelestarian Pesisir, pengembangan metode pembelajaran bagi pengajar atau tutor, prakarya anak pesisir, hingga berbagai lomba dan peringatan hari besar.

Setiap kegiatan dirancang agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Di balik aktivitas tersebut, terdapat para relawan, pengajar, kelompok masyarakat, dan warga lokal yang ikut memastikan RASI terus menjadi ruang yang hidup bagi anak-anak.

Bagi Pertamina, keberlanjutan program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari bagaimana program mampu menciptakan perubahan di tengah masyarakat. RASI dibangun melalui kolaborasi antara Integrated Terminal (IT) Bitung, kelompok masyarakat binaan, relawan, serta pemangku kepentingan lokal. Kolaborasi tersebut menghadirkan sebuah ekosistem belajar yang hangat, inklusif, dan inspiratif bagi anak-anak pesisir.

Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication Relations and CSR Regional Sulawesi menegaskan bahwa anak-anak perlu diperkenalkan bahwa lingkungan tempat mereka tumbuh memiliki nilai dan masa depan yang layak diperjuangkan. Ketika anak-anak mencintai pesisirnya, mereka sedang belajar mencintai masa depan mereka sendiri. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa pesisir bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari kehidupan dan masa depan mereka. Dari rasa cinta terhadap lingkungan inilah kami berharap tumbuh generasi yang peduli, berani menjaga, dan mampu membawa perubahan bagi lingkungannya.” tutup Lilik.

Lilik menambahkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa, sehingga melalui Rumah Anak Pesisir (RASI) dapat tumbuh menjadi perubahan yang lebih besar—melahirkan generasi pesisir yang tidak hanya memiliki mimpi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan untuk menjaga lingkungan tempat mimpi itu tumbuh.

Program ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Pertamina dengan masyarakat sekitar.

Dari tepian pantai Kota Bitung, mimpi-mimpi kecil itu terus tumbuh. Dan dari sebuah rumah bernama RASI, perubahan besar dimulai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed