oleh

Pertalaite di Mamasa Langka dan Harga Melambung, Masyarakat Minta Polisi dan Perindag Turun Tangan

-Mamasa-43 views

LAPISNEWS.COM, MAMASA — Masyarakat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengeluhkan ketersediaan bahan bakar jenis pertalaite yang semakin sulit didapat sekaligus harganya yang terus naik melambung tinggi.

Berdasarkan pemantauan LapisNews.com, Rabu (16/9/2026), harga pertalaite mengalami kenaikan bertahap dalam waktu singkat. Awalnya dijual Rp12.000 per botol, lalu naik menjadi Rp13.000, dan hari ini melonjak mencapai Rp15.000 untuk setiap botol ukuran markisa.

Sejak Rabu ini, para penjual eceran di wilayah Mamasa menetapkan harga jual pertalaite sebesar Rp15.000 per botol. Kenaikan harga ini disertai ketersediaan yang semakin terbatas.

Kondisi ini diduga dipicu oleh jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang masih sangat minim di wilayah tersebut. Hanya terdapat 4 SPBU di seluruh Kabupaten Mamasa, sehingga kebutuhan masyarakat banyak dipenuhi melalui penjualan eceran.

Keterbatasan pasokan dari SPBU membuat harga di tingkat pengecer lepas kendali. Masyarakat berharap pihak kepolisian bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) segera turun ke lapangan melakukan pengawasan dan penertiban agar harga kembali wajar dan pasokan terjamin.

“Kami berharap Polisi dan Perindag segera menindaklanjuti, supaya harga pertalaite kembali normal dan tidak memberatkan warga,” ujar salah satu warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed