LAPISNEWS.COM, Mamuju – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, menghadiri pembukaan Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat, Hari Kunjung Perpustakaan, dan Bulan Gemar Membaca. Bertempat di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat, Jl. Martadinata, Simboro, Mamuju, Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Prof. E. Aminuddin Azis, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat Abdul Rahim selaku narasumber, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 mengusung tema “Menuju Sulbar Cerdas Melalui Gerakan Sulbar Mandarras”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mengembangkan budaya literasi masyarakat di Sulawesi Barat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, digelar pula Gelar Wicara yang menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan budaya literasi serta implementasi Gerakan Sulbar Mandarras.
Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Literasi 2026, khususnya atas dukungan dan program yang diberikan Perpustakaan Nasional RI kepada Sulawesi Barat.
“Hari ini kita menghadiri Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan salah satu program bantuan dari pusat melalui Perpustakaan Nasional yang sangat membantu masyarakat, termasuk pelaku UMKM,” ujar Suraidah.
Menurutnya, Festival Literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca dan peningkatan pengetahuan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM serta lomba mewarnai bagi anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional yang telah memberikan dukungan anggaran kepada daerah melalui program Festival Literasi. Ini tentu menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan literasi di Sulawesi Barat,” katanya.
Suraidah juga berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga program literasi di Sulawesi Barat dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Tadi juga disampaikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional bahwa tahun depan masih akan ada program lanjutan. Karena itu, kami mengucapkan banyak terima kasih karena Sulawesi Barat menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas dalam program Festival Literasi ini. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahim, yang hadir sebagai narasumber dalam Gelar Wicara, menekankan pentingnya membangun budaya literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.
“Literasi bukan hanya persoalan kemampuan membaca dan menulis, tetapi bagaimana masyarakat mampu memahami informasi, mengolah pengetahuan, kemudian menggunakannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Karena itu, Gerakan Sulbar Mandarras harus menjadi gerakan bersama,” ujar Abdul Rahim.
Ia menilai penguatan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, sekolah, keluarga, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat secara luas.
“Kami di DPRD tentu mendukung program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Gerakan Sulbar Mandarras harus terus diperkuat agar budaya membaca dan belajar dapat tumbuh mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, sampai masyarakat,” jelasnya.
Abdul Rahim juga mengapresiasi dukungan Perpustakaan Nasional RI terhadap Sulawesi Barat dan berharap kolaborasi tersebut dapat terus ditingkatkan.
Menurutnya, pengembangan literasi sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan tata kelola pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong masyarakat agar semakin adaptif dalam menghadapi perkembangan informasi dan teknologi.











Komentar