LAPISNEWS.COM,-Wajo, 18 Agustus 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM untuk wilayah Kabupaten Wajo dan sekitarnya dalam kondisi aman dan terjaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemantauan terhadap ketersediaan stok dan penyaluran BBM terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
Menanggapi pemberitaan mengenai antrean BBM yang dikeluhkan masyarakat, Pertamina Patra Niaga melakukan monitoring secara menyeluruh terhadap kondisi stok, realisasi penyaluran, dan perkembangan antrean di seluruh SPBU wilayah Wajo. Pemantauan tersebut menjadi dasar dalam mengantisipasi perubahan kebutuhan dan potensi peningkatan permintaan di sejumlah titik.
Pengawasan terhadap proses transaksi di SPBU juga diperkuat untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan. Pertamina Patra Niaga mencermati potensi pembelian secara berulang, penimbunan, maupun bentuk penyalahgunaan lainnya yang dapat memengaruhi ketepatan sasaran penyaluran BBM bersubsidi.
Untuk mengurai kepadatan pada SPBU yang mengalami peningkatan antrean, Pertamina Patra Niaga menginstruksikan penyesuaian jam operasional dengan membuka layanan lebih awal mulai pukul 05.00 WITA. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dimulai lebih cepat dan distribusi waktu kedatangan konsumen dapat lebih merata.
Pengaturan antrean di area SPBU juga diperkuat melalui pengerahan petugas marshalling. Petugas membantu mengatur pergerakan kendaraan agar antrean tetap tertib dan aman serta tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.
Sementara terkait keluhan mengenai LPG 3 Kg, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran melalui jaringan distribusi resmi. Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan dilakukan untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga juga mendorong masyarakat memperoleh LPG 3 Kg melalui pangkalan resmi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pembelian sesuai kebutuhan diperlukan agar ketersediaan LPG bersubsidi dapat terjaga bagi rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa penguatan monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Stok BBM di wilayah Wajo dan sekitarnya kami pastikan dalam kondisi aman dan terus kami pantau. Di lapangan, kami memperkuat monitoring transaksi, menyesuaikan jam pelayanan pada SPBU yang membutuhkan, serta mengoptimalkan petugas marshalling untuk membantu mengurai antrean. Untuk LPG 3 Kg, koordinasi dengan pemerintah daerah dan jaringan distribusi resmi juga terus kami lakukan agar penyalurannya tepat sasaran,” ujar Lilik.
Pertamina Patra Niaga terus mengevaluasi kondisi penyaluran BBM dan LPG di Kabupaten Wajo berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat. Setiap indikasi penyimpangan yang ditemukan dalam proses pengawasan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Masyarakat diimbau menggunakan BBM dan LPG bersubsidi sesuai peruntukan serta mengikuti arahan petugas selama proses pelayanan berlangsung. Masyarakat juga dapat menyampaikan informasi apabila menemukan kendala dalam pelayanan maupun indikasi penyalahgunaan di lapangan.
Apabila menemukan kendala layanan, dugaan penyalahgunaan, atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM maupun LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi










Komentar