LAPISNEWS.COM,-PASANGKAYU – Terkait isu beredar seputar penanganan sengketa lahan antara masyarakat Desa Doda dan PT Unggul Widya Teknologi Lestari (UWTL), pihak perusahaan secara tegas membantah tuduhan penggunaan preman dalam menghadapi warga. Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah satu pimpinan perusahaan PT UWTL, Wahab Tola, dalam keterangannya usai mengikuti rapat mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Senin (27/7/2026).
Wahab Tola menjelaskan, pihak yang mendatangi lokasi perselisihan hanyalah karyawan resmi perusahaan, bukan pihak luar atau preman sebagaimana tuduhan yang berkembang. Kehadiran para karyawan tersebut semata-mata dilakukan guna menindaklanjuti upaya pendudukan atau penguasaan paksa terhadap areal Hak Guna Usaha (HGU) yang sah milik perusahaan.
“Kami tegaskan dengan tegas, perusahaan tidak pernah dan tidak akan pernah menggunakan cara premanisme dalam menyikapi persoalan apa pun terkait masyarakat. Yang hadir di lapangan adalah karyawan resmi kami, bukan pihak luar yang disewa,” jelas Wahab.
Ia menambahkan, keberadaan perusahaan di wilayah tersebut senantiasa berkomitmen untuk mengayomi masyarakat sekitar, sebagaimana tanggung jawab sosial yang melekat pada setiap entitas usaha. Terutama bagi warga yang berada di wilayah lingkar pertama atau ring 1 wilayah operasional perusahaan, harmonisasi hubungan menjadi prioritas utama yang terus dijaga.
“Mengayomi masyarakat adalah kewajiban kami. Selama puluhan tahun beroperasi, kami selalu berupaya membangun komunikasi yang baik dan saling menghargai dengan warga Desa Doda,” ujarnya.
Perusahaan tetap menekankan penyelesaian sengketa lahan seluas sekitar 33 hektare ini ditempuh melalui jalur dialog dan mediasi yang transparan dan berkeadilan, serta menolak penyelesaian melalui kekerasan maupun cara-cara yang melanggar hukum.
“Kami tetap membuka ruang diskusi seluas-luasnya bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Kami yakin persoalan ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin, tanpa harus merusak hubungan kemitraan yang sudah terjalin lama demi kemajuan bersama,” pungkas Wahab Tola.










Komentar