oleh

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lakukan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden Kebakaran Kendaraan di SPBU Palopo

-Ekonomi-205 views

LAPISNEWS.COM,-Palopo, 3 Juli 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan penanganan cepat menyusul insiden kebakaran yang melibatkan satu unit kendaraan angkutan umum di SPBU 74.919.24 Dangerako, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, peristiwa terjadi sesaat sebelum proses pengisian BBM dimulai. Pengemudi diketahui melakukan penyedotan BBM dari tangki kendaraan ke dalam botol plastik yang kemudian disimpan di dalam kabin. Setelah mesin kendaraan dinyalakan, terjadi ledakan yang diduga dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan yang tidak standar serta adanya uap BBM di dalam kabin.

Petugas SPBU segera melakukan prosedur tanggap darurat dengan mendorong kendaraan menjauh dari area dispenser, melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Berat (APAB) dan air, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar lima menit sehingga dampak kejadian dapat diminimalkan.

Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan bahwa sebagai langkah pengamanan, operasional SPBU dihentikan sementara hingga seluruh aspek keselamatan dan operasional dinyatakan memenuhi standar untuk kembali beroperasi.

“Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh proses investigasi dan evaluasi berjalan menyeluruh. Operasional SPBU dihentikan sementara sampai seluruh aspek keselamatan dan kelayakan operasional dinyatakan terpenuhi. Untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat, pasokan BBM dialihkan dan diperkuat melalui SPBU di sekitar lokasi sehingga kebutuhan energi tetap dapat dilayani,” ujar Yoga.

Selain itu, Pertamina bersama pengelola SPBU juga melakukan koordinasi dengan kepolisian yang saat ini telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Evaluasi lanjutan mencakup penyegaran prosedur keselamatan kepada seluruh operator, penguatan edukasi mengenai bahaya penggunaan kendaraan dengan sistem yang tidak sesuai standar serta penyimpanan BBM di dalam kendaraan, pengisian kembali APAB yang digunakan, peningkatan simulasi keadaan darurat, hingga pelatihan ulang penggunaan APAR dan APAB bagi petugas SPBU.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas penyaluran energi.

“Setiap kejadian akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat implementasi aspek HSSE di seluruh jaringan SPBU. Pertamina terus meningkatkan pengawasan, pembinaan, dan edukasi kepada lembaga penyalur agar standar keselamatan dijalankan secara konsisten, sekaligus mengajak masyarakat untuk mematuhi prosedur keselamatan saat melakukan pengisian BBM,” jelas Lilik.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan modifikasi kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan, tidak menyimpan BBM di dalam wadah yang tidak sesuai ketentuan, serta mengikuti seluruh prosedur pengisian BBM di SPBU.

Apabila masyarakat menemukan kendala layanan maupun indikasi pelanggaran di SPBU, informasi dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Media Contact:

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed