LAPISNEWS.COM,-Batam – Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi IV DPR RI meninjau langsung percontohan (modeling) budidaya lobster yang tengah dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari penguatan sektor budidaya nasional.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP, Agus Ambo Djiwa, menyampaikan bahwa budidaya lobster memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir apabila dikelola secara berkelanjutan.
Agus menilai, model budidaya lobster yang diterapkan di BPBL Batam layak dijadikan contoh untuk dikembangkan di berbagai daerah yang memiliki potensi perairan laut.
“Dengan dukungan teknologi, pendampingan kepada pembudidaya, serta kebijakan yang tepat, kami optimistis budidaya lobster mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas perikanan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir,” kata mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini.
Selain mendorong peningkatan produktivitas budidaya, Agus juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola Benih Bening Lobster (BBL) secara menyeluruh. Menurutnya, tata kelola yang baik harus mampu menjamin pemanfaatan BBL untuk kepentingan budidaya di dalam negeri sekaligus menutup celah terjadinya praktik penyelundupan yang selama ini masih menjadi tantangan.
Ia menegaskan bahwa penyelundupan BBL tidak hanya mengancam kelestarian sumber daya lobster, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi keuangan negara.
“Oleh karena itu, sinergi antara KKP, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar pengawasan terhadap peredaran BBL semakin efektif dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha budidaya,” ujarnya.
Komisi IV DPR RI, lanjut Agus Ambo Djiwa, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pengembangan budidaya perikanan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap, hasil percontohan budidaya lobster di Batam dapat segera direplikasi secara nasional sehingga Indonesia mampu mengoptimalkan potensi sumber daya kelautannya, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus meningkatkan daya saing sektor perikanan budidaya di pasar domestik maupun internasional.











Komentar