oleh

Himpunan Pelajar Pemuda Pati’di (H3P) Mengecam Dugaan Tindak Kekerasan oleh Oknum Anggota Kepolisian dan Mendesak Penegakan Hukum yang Transparan

-Hukum-261 views

LAPISNEWS.COM, MAMUJU – Himpunan Pelajar Pemuda Pati’di (H3P) menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota kepolisian terhadap seorang warga. Peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan luas di tengah masyarakat karena selain mengakibatkan dampak fisik, korban juga dilaporkan mengalami trauma psikologis yang cukup serius akibat kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai pihak, korban mengalami luka-luka serta tekanan mental yang memerlukan perhatian dan pendampingan lebih lanjut. Keluarga korban bersama sejumlah elemen pemuda dan masyarakat saat ini terus mendorong agar kasus tersebut ditangani secara profesional, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua Himpunan Pelajar (H3P), Anwar, menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan yang melanggar hukum tidak dapat dibenarkan, terlebih apabila dugaan pelaku merupakan bagian dari institusi yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat.

H3P mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian. Kami meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak cepat, melakukan penyelidikan secara menyeluruh, dan menangkap pelaku apabila terbukti telah melakukan tindak penganiayaan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik kekerasan yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” tegas Anwar.

Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu dan tanpa adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu. Prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus menjadi landasan utama dalam penanganan setiap perkara pidana, termasuk apabila pihak yang diduga terlibat merupakan anggota aparat penegak hukum.

“Hukum harus ditegakkan secara adil dan konsisten. Jangan sampai muncul anggapan di tengah masyarakat bahwa hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Jika benar terdapat keterlibatan oknum aparat dalam kasus ini, maka proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya tanpa pengecualian dan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” lanjutnya.

H3P menilai bahwa penanganan perkara ini akan menjadi ujian penting bagi komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Oleh karena itu, seluruh proses pemeriksaan dan penyidikan harus dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat dapat melihat bahwa hukum benar-benar ditegakkan secara objektif.

Selain mendesak penegakan hukum terhadap pelaku, H3P juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan hukum, pendampingan psikologis, serta jaminan keamanan selama proses hukum berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan hak-hak korban tetap terlindungi dan tidak terjadi intimidasi ataupun tekanan dalam bentuk apa pun.

Lebih lanjut, H3P mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum secara kritis namun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Organisasi tersebut berharap aparat yang berwenang dapat bekerja secara profesional dengan mengedepankan fakta-fakta hukum yang ada sehingga kasus ini dapat terungkap secara terang benderang.

“H3P akan terus mengawal perkembangan kasus ini sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan hukum dan perlindungan hak-hak masyarakat. Kami berharap pihak berwenang dapat memberikan kepastian hukum yang adil serta menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anwar.

Himpunan Pelajar Pemuda Pati.di menegaskan bahwa keadilan bagi korban harus menjadi prioritas utama. Penanganan yang cepat, transparan, dan akuntabel tidak hanya penting untuk memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarganya, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang status, jabatan, maupun latar belakang pelaku. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, kami mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Anwar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed