Lapisnews.com, Mamasa – Acara sosialisasi ini dilaksanakan diruang Pola Kantor Bupati Mamasa pada hari Jumat tanggal 1 Agustus
Kegiatan ini difasilitasi oleh Ketua STIKES Fatima Pare Pare DR.Ns.Henrick Sampeangin S.Kep,M.Kes dan jajarannya. Dihadiri Ketua STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta untuk mempresentasikan tentang pengiriman CARE GIVER ke Jepang dan Domestik
Sosialisasi ini dibuka oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi SE,MM, yang dihadiri oleh Kadis Kesehatan Ratna Saridewi, Kadis Naker dan Trasmigrasi Anwar, Tokoh Agama, tokoh Adat, para Camat, Kepala SMK dan SMA, undangan lainnya serta para Jurnalis, dengan jumlah peserta kurang lebih 50 orang.
Dalam arahan sebagai penyelenggara Dr.Henrick menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan janji saya kepada Bupati dan beberapa tokoh masyarakat untuk menyampaikan program yayasan kami melalui STIKES untuk memfasilitasi pelatihan dan pengiriman CARE GIVER ke Jepang.
CARE GIVER adalah seseorang Memberikan Perawatan dan dukungan, baik secara profesional maupun informal, kepada individu yang membutuhkan bantuan dalam kehidupan sehari hari.
Sehubungan hal ini maka kami mengundang ibu ketua STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta Nurlia Ikaningtyas PhD untuk mempresentasikan program tersebut.”ungkapnya
Kemudian sambutan Bupati Mamasa menegaskan bahwa kami sebagai pemerintah dan DPRD Kabupaten Mamasa menyambut baik program tersebut dan terimakasih kepada ketua STIKES Fatima Pare pare dan ketua STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta yang rela menyampaikan sosialisasi tentang program pelatihan dan pengiriman CARE GIVER tersebut, dengan harapan perempuan dan penempatan mereka yang lolos benar benar difasilitasi dengan baik karena untuk menghindari terjadinya perekrutan yang tidak sesuai regulasi.
Selanjutnya ketua STIKES Bethesda Nurlia memberikan presentasi perekrutan dan pelatihan CARE GIVER dan pengiriman ke Jepang.
Syarat Pendaftaran :
1. SMK Kesehatan Jurusan Keperawatan
2. Mengisi Formulir pendaftaran link https://bit.ly/pendaftaranpel_Caregiver
3. Foto copy ijazah atau surat keterangan lulus
4. Foto copy KK dan akta kelahiran.
Jika tamatan SMA atau SMK non perawat juga terima dengan persyaratan mendapatkan pelatihan secara khusus.
Demikian pula jika Care Giver yang dikirim ke Jepang harus belajar bagasa Jepang dan huruf kanji.” Tutup Nurlia
( Gerzon M S.Th )











Komentar