LAPISNEWS.COM,-Parepare — Wali Kota Parepare Tasming Hamid memaparkan langsung penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) di Parepare secara virtual di hadapan Tim Verifikator KLA saat verifikasi lapangan secara hibrid oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kamis (22/5/2025).
Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan paparan itu didampingi Tim Gugus Tugas KLA Parepare beserta para stakeholder di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare.
Dalam paparannya, Tasming Hamid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dengan percepatan pelaksanaan 24 indikator KLA dengan adanya Perda No 2 tahun 2022 tentang Penyelengaraan KLA Kota Parepare.
Komitmen itu didukung berbagai program kegiatan OPD terkait yang tertuang dalam Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA Kota Parepare dan terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran Parepare
“Selain program kegiatan dengan kemitraan antar OPD juga ada keterlibatan aktif berpartisipasi lembaga masyarakat, dunia usaha, media massa, dan yang paling penting tentu kelompok anak itu sendiri sebagai 4 Pilar Pembangunan Anak,” kata Tasming dalam paparannya.
Dukungan terhadap KLA ini bahkan masuk dalam salah satu misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, yakni Mewujudkan Kualitas dan Kapasitas Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Produktif.
Tasming pun menyampaikan terima kasih kepada Tim Verifikator dari Kementerian PPPA RI atas kesediaannya untuk mengevaluasi Parepare dalam Penilaian Kota Layak Anak ini. “Kami menyambut baik segala saran, masukan, dan evaluasi yang akan menjadi bahan perbaikan bagi kami ke depan sebagai komitmen Kota Parepare dalam Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak,” ujar TSM, akronimnya.
Dia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder, organisasi perangkat daerah, lembaga masyarakat,dunia usaha, media massa, Forum Anak Parepare, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Parepare menuju Kota Layak Anak.
“InsyaAllah, dengan semangat kolaborasi, kita bisa menjadikan Kota Parepare sebagai kota yang benar-benar layak dan ramah bagi setiap anak sehingga bisa terwujud Sulawesi Selatan Provinsi Layak Anak (Provila), Indonesia Layak Anak (Idola) 2030 dan Indonesia Emas,” tegas Tasming.











Komentar