LAPISNEWS.COM,- MAMASA – Rapat Koordinasi ini dilaksanakan diaula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mamasa, pada hari Selasa, 27 Mei 2025.
Rapat ini pasilitasi oleh Kadis PK Kab.Mamasa Rusli SPd,MPd, dihadiri oleh Kaban Keuangan Hery Kurniawan, Ka Inspektorat Yohanis, Ka BKPP Hermin, Kadis Infokom Lukman.
Para Korwil pengawas, Sek Dinas PK, Para Kabid, para Kepsek SD dan para operator SD sekabupaten Mamasa, sebanyak kurang lebih 500 orang dari 246 sekolah.
Ucapan selamat datang dari Kadis PK Rusli, memohon kepada Bupati kiranya memberikan banyak wejangan kepada jajaran pendidikan.
Sambutan Bupati Mamasa Welem pada acara ini menyampaikan antara lain.
Diharapkan pendidikan hari ini jauh lebih baik dari pada yang lalu.
Jadi semua jajaran Dinas PK harus bekerja dengan penuh dedikasi yang tinggi.
Oleh sebab itu harus banyak mengambil data dan evaluasi, untuk mendapatkan angaran dari pusat.
Karena proposal yang disampaikan kepuasan harus ditunjang dengan data yang valid. Agar data valid maka tidak boleh ada operator merangkap sekolah.
Karena kami mendapatkan laporan ada operator merangkap 8 ( delapan ) sekolah.
Kemudian ada info terjadi pemotongan dana didaerah terpencil ( Dacil ) terhadap guru guru yang bertugas diwilayah terpencil, kedepan jangan terjadi pemotongan tunjangan dalil tersebut.
Jadi yang memotong tunjangan Dacil harus segera kembalikan kerekening yang bersangkutan.
Karena yang memotong dan yang memberi sama sama salah dan dapat dipidana.
Selanjutnya DANA BOS ( Biaya Operasional Sekolah ) tidak boleh dimanipulasi harus berdasarkan jumlah murid yang ril disekolah tersebut.
Ia juga tambahkan untuk mutasi Kepsek harus SK Bupati tidak boleh lagi nota Dinas, Kepsek dan guru guru jangan ada jadi pedagang sehingga jan 9 masih dipasar, dan juga tidak boleh jadi petani sehingga lambat masuk sekolah.
ASN atau guru guru jangan berpolitik praktis karena ASN atau guru guru adalah jabatan karier, jadi bekerjalah sesuai Tupksi masing masing.
Bila ingin jadi kepala sekolah jangan ada pembayaran karena penilaian untuk jadi kepala sekolah adalah sesuai prestasi. bilamana ada saya dengar jadi kepsek karena membayar maka saya akan turunkan. Banyak yang ingin menggunakan baju kaki tapi tidak ada kesempatan sebab itu hargailah semasa masih diberi kesempatan berbau kaki tutupnya.
Penulis: Gerzon M S.Th











Komentar