oleh

Majelis Barzanji Al Ikhlas Kabupaten Mamuju Melayani Hajatan Masyarakat

Oleh Ustad: Syamsumarlin Jaelani

LAPISNEWS.COM,-MAMUJU – Majelis Barzanji Al Ikhlas kabupaten Mamuju terbentuk untuk melayani hajatan-hajatan Masyarakat dalam bentuk perayaan seperti peringatan maulid Nabi

Muhammad SAW, acara pemberian nama bagi anak/bayi, khitanan, pernikahan,
memasuki rumah baru, berbagai acara syukuran, dan ritual peralihan lainnya. Ini merupakan hasil akulturasi antara budaya lokal dengan ajaran Islam.

Majelis Barzanji Al Ikhlas yang diketuai oleh bapak H.Naharuddin Imam Masjid Wahidunnisa Mamuju mengatakan “Mencintai Rasul adalah bukti nyata yang dapat diamati melalui karakter atau perilaku seseorang yang meniru teladan Rasulullah SAW secara berkelanjutan.

Hal ini membawa nama baik Rasulullah SAW ke mana pun dan kapan pun, bukan
sekadar diucapkan dengan kata-kata tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata sebagai umat Islam yang baik yang meneladani Rasulullah SAW.”
Tujuannya adalah agar cinta kepada Rasulullah tidak hanya diucapkan semata, melainkan diterjemahkan dalam tindakan nyata, karena hanya orang yang berjuang untuk
mencintai Rasulullah yang akan dicintai oleh-Nya di akhirat. Lanjut beliau.

Sementara salah seorang Anggota Majelis barzanji yakni ust.Syamsumarlin Jaelani mengatakan “Kitab Al-Barzanji adalah sebuah bentuk ibadah yang esensialnya mengandung keagungan Allah SWT, pujian serta penghormatan kepada Rasulullah SAW
yang memiliki kepribadian indah dan mengharukan. Syair-syair yang
memancarkan kecintaan kepada Rasulullah membuat kegiatan ini menjadi rangkaian ibadah yang diminati di kalangan masyarakat Muslim. Dengan sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam, tak terbantahkan bahwa selain melaksanakan ibadah wajibnya, mereka juga mengikuti kegiatan-kegiatan
keagamaan seperti sholawat Al-Barzanji sebagai sumber kekuatan rohani. kata beliau.

Kitab Berzanji terdiri dari tujuh puluh enam halaman yang terbagi menjadi
dua bagian yaitu, dalam bentuk prosa dan dalam bentuk syair. keduanya bertutur tentang kehidupan Rasulullah SAW, mencakup silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, hingga diangkat menjadi Rasul.
Maulid Al-Barzanji adalah sebuah karya sastra yang bertujuan untuk
menginspirasi kecintaan dan pemodelan setelah kehidupan Nabi Muhammad
SAW, sosok yang dihormati oleh umat Muslim. Kitab Al-Barzanji berisi tentang
riwayat hidup Nabi Muhammad mulai dari kelahirannya hingga wafatnya, serta
kisah-kisah yang menggambarkan keagungan pribadi beliau.
Al-Barzanji sebagai
suatu bentuk ibadah yang esensialnya mirip, di mana terdapat syair-syair dalam bentuk sholawat, berzanji, dan diba’i yang menyampaikan tentang keagungan Allah SWT, pujian,

dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang
memiliki kepribadian yang indah dan menyentuh hati. Kitab ini juga mengisahkan kisah-kisah sedih dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Syair-syair yang memuat kata-kata kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW membuat Al-Barzanji menjadi rangkaian ibadah yang sangat diminati di kalangan masyarakat Muslim.

Dalam salah satu bagian maulid Al-Barzanji, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sangat pemalu dan rendah hati. Beliau memperlakukan keluarganya dengan baik, mencintai orang-orang miskin, duduk bersama mereka tanpa menghina, dan tidak membiarkan orang menjadi fakir. Beliau memiliki akhlak yang seperti Al-Quran, sifatnya adalah pemaaf, memberi nasihat kepada
manusia, dan senang melakukan kebaikan. Hal terbaik yang dapat
dilakukan dalam belajar tentang kehidupan Nabi adalah memahami peristiwa- peristiwa yang terjadi dalam kehidupan beliau, dan mengambil pelajaran darinya.

Pembacaan kitab Al-Barzanji merupakan salah satu bentuk kegiatan
keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat Muslim, yang kemudian menjadi rutinitas ritual pada berbagai momen tertentu,lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed