LAPISNEWS.COM,-MAMUJU – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Drs H.Sugianto, mengapresiasi kebijakan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang mengalokasikan anggaran Rp.50 miliar untuk pengentasan kemiskinan. Namun, ia juga mendorong agar Pemerintah Provinsi memberikan intervensi tambahan dalam penanganan persoalan mendesak di wilayah kabupaten.
Beberapa masalah yang disoroti Sugianto antara lain pengelolaan air bersih, penanganan sampah, penataan drainase, dan penerangan jalan. Ia menyebut kondisi pemerintah kabupaten saat ini sudah darurat dan kewalahan mengatasi persoalan tersebut.”ucap Sugianto Rabu, 12 Maret 2025.
“Kapan Pemprov tidak memberi intervensi, maka daerah ini akan tetap begitu-begitu saja,” tegasnya saat rapat bersama jajaran Pemprov Sulbar.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, sebelumnya menyampaikan komitmennya menurunkan angka kemiskinan ekstrem sebesar satu persen per tahun. Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 20 ribu warga atau 1,7 persen dari total penduduk Sulbar yang masih berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Untuk mendukung target tersebut, Pemprov Sulbar mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar dalam APBD 2025. Anggaran itu dibagi ke dalam dua bentuk: bantuan tunai Rp20 miliar untuk 10 ribu warga miskin ekstrem di kabupaten, dan bantuan bibit pertanian senilai Rp30 miliar.
Suhardi juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, terutama mahasiswa, dalam memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.”ucapnya.
Adv/hms











Komentar