oleh

Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Czi Dony Siswanto, Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang TNI-AD Tahun 2024

-TNI-1.217 views

LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Peringatan Hari Juang TNI AD adalah untuk mengenang peristiwa pertempuran yang sangat heroik dalam merebut kota Ambarawa oleh para pahlawan pejuang kemerdekaan yang berlangsung selama 3 hari 4 malam dari tanggal 12 hingga 15 Desember 1945 silam.

Pada puncak peringatan kali ini, Komandan Kodim (Dandim) Letkol Czi Dony Siswanto memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang TNI AD tahun 2024, di lapangan upacara Makodim 1427/Pasangkayu jl. Dewi Sartika, kecamatan pasangkayu, kabupaten Pasangkayu, provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (15/12/2024) yang diikuti oleh segenap prajurit kodim.

Letkol CZI Dony Siswanto, membacakan amat panglima besar jenderal Soedirman ia mengatakan, Robek robeklah badanku, potong potonglah jasadku ini, tetapi jiwaku yang di lindungi benteng merah putih akan tetap hidup, tetap menuntut bela siapapun lawan yang kuhadapi.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagan masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu, Tentara hanya mempunyai kewajiban satu yaitu mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya.

Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh, tunduk kepada pimpinan atasannya, dengan ikhlas mengerjakan kewajibannya, tunduk kepada perintah pimpinannya, inilah yang merupakan kekuatan dari suatu tentara.

Kamu sekalian telah bersumpah bersama sama dengan rakyat seluruhnya akan mempertahankan kedaulatan negara republik kita dengan segenap harta benda dan jiwa raganya, Jangan sekali kali diantara tentara kita ada yang menyalahi janji, menjadi pengkhianat nusa bangsa dan agama harus kamu senantiasa ingat bahiva tiap.tiap perjuangan tentu memakan korban, tetapi kamu sekalian telah bersunpah ikhlas mati sebagai kesunma bangsa.

“Dalam menghadapi keadaan yang bagaimana pun juga, tetap jangan lengah, karena kelengahan menyebabkan kelemahan, kelemahan menyebabkan kekalahan dan kekalahan menyebabkan penderitaan” Amanat Jendral besar Sudirman.

Dandim juga membacakan amat Jendral TNI Maruli Simanjuntak M.Sc (Kepala Staf Angkatan Darat), dalam amanatnya ia mengatakan, Selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, saya menyampaikan “Selamat Hari Juang TNI AD Tahun 2024”, kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga, disertai dengan rasa terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi tingginya atas pengabdian saudara sekalian selama ini.

Hari Juang TNI AD yang kita peringati setiap tahunnya ini adalah hari bersejarah yang menjadi tonggak perjalanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Peringatan ini membawa kita kembali mengenang perjuangan para pahlawan bersama-sama dengan seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam mempertahankan kedaulatan negara dan kemerdekaan bangsa.

Semangat perjuangan itu tercermin dalam tema Hari Juang tahun ini, yaitu “TNI AD Berjuang Bersama Rakyat” yang menjadi cerminan dari jati diri kita sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Tema ini mengingatkan kita bahwa kekuatan TNI AD tidak hanya berasal dari kedisiplinan dan kemampuan militernya, tetapi juga dari sinergi yang kokoh dengan rakyat dari rakyat kita berasal, bersama rakyat kita berjuang dan untuk rakyat kita mengabdikan diri, Prinsip inilah yang menjadi jiwa perjuangan kita dalam menjalankan amanah sebagai pelindung bangsa.

Kita perlu mengingat kembali kiprah Jenderal Soedirman, sebagai Panglima Besar pertama adalah simbol semangat perjuangan yang menjadi fondasi Hari Juang TNI AD, beliau mengajarkan bahwa keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jati diri seorang prajurit, Nilai nilai ini menjadi landasan TNI AD untuk tidak hanya merayakan sejarah perjuangan, tetapi juga meneguhkan komitmen melindungi dan melayani rakyat dalam setiap langkah pengabdian.

Konsep TNI AD Berjuang Bersama Rakyat dilandasi semangat perjuangan Jenderal Soedirman yang menempatkan rakyat sebagai elemen utama dalam strategi perjuangan hal ini juga sejalan dengan sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa, termasuk rakyat sebagai kekuatan inti, Kolaborasi antara TNI AD dan rakyat adalah kekuatan besar yang menjadi benteng kokoh untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat sekarang peran TNI AD bukan hanya menjaga kedaulatan dan keamanan, tetapi juga membantu Pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kontribusi nyata kehadiran kita di tengah rakyat bertujuan untuk mendengar, memahami dan bertindak, karena perjuangan kita adalah perjuangan bersama rakyat.

Hal tersebut juga sejalan dengan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini yang semakin kompleks, termasuk krisis pangan, air dan bencana alam, TNI AD dituntut untuk adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Tahun ini kita telah menunjukkan perjuangan bersama rakyat melalui program program seperti Manunggal Air, Ketahanan Pangan, dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, Program program ini telah membawa perubahan besar bagi masyarakat, menjadi bukti nyata keberadaan TNI AD sebagai bagian dari solusi bangsa di sisi lain pada era digital ini TNI AD juga memanfaatkan teknologi untuk memperkuat komunikasi dengan rakyat” Ucapnya.

Informasi yang edukatif dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci sinergi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI Semua upaya ini merupakan refleksi dari semangat perjuangan yang diwariskan oleh Jenderal Soedirman dan pendahulu kita.

Melihat situasi negara kita yang begitu dinamis, saya ingin mengingatkan kepada seluruh prajurit bahwa amanah besar kita adalah menjaga kepercayaan rakyat, Jadilah patriot yang selalu berpihak kepada rakyat, Perkuat jiwa korsa dan pastikan setiap langkah mencerminkan nilai nilai luhur TNI AD.

“Teruslah berinovasi, bekerja keras, dan berbuat terbaik dalam setiap pengabdian Karena dengan bersama rakyat, TNI AD tidak akan pernah kalah, selaku generasi penerus kita wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian kita dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI” Ujarnya.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah dan semua pihak yang telah mendukung tugas tugas TNI AD, Mari kita lanjutkan perjuangan bersama ini demi Indonesia yang lebih kuat, sejahtera dan bermartabat, Saya juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bersatu saling mendukung dan bersama-sama mewujudkan visi besar Presiden Bapak Prabowo menuju Indonesia Emas 2045 secara gemilang” Imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed