oleh

DPRD Mateng Terima KUA-PPAS APBD Tahun 2024

Mateng, Lapisnews.com – DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima dokumen rancangan kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Pokok Tahun 2024, pada rapat paripurna dewan di gedung utama dewan Mateng, Rabu (31/7/2024) malam

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Mateng DR. H. Arsal Aras, didampingi Wakilnya Herman, dari pemkab Mateng dihadiri Sekda Mateng DR. H. Askary Anwar.

Ketua DPRD Mateng DR. H. Arsal Aras menyampaikan berdasarkan KUA-PPAS berupa target dan kinerja program dan kegiatan yang tercantum dalam rencana kerja pemerintah daerah, penyusunan APBD tahun anggaran 2024 dilakukan melalui sistem informasi pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tentu dalam rancangan KUA-PPAS pokok tahun 2024 tetap arah programnya masih akan banyak digunakan untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat, penguatan ekonomi rakyat serta peningkatan dan penguatan jaminan sosial masyarakat”, demikian kata Arsal

Arsal katakan penyusunan rancangan APBD, serta sebagai pedoman OPD dalam menyusun RKA-SKPD dalam penyampaian KUA-PPAS tahun 2024, diharapkan mempedomani hasil capaian pembangunan daerah pada tahun-tahun sebelumnya serta memperhatikan isu strategis pada tahun pelaksanaan.

“Beberapa isu strategis antara lain pemulihan dan peningkatan perekonomian daerah, kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya termasuk masalah stunting dan kemiskinan ekstrim, begitu dalam menghadapi isu politik menjelang pileg dan pilbup tahun 2024”, ujarnya

Sementara itu, Sekda Mateng DR. H. Askary Anwar menyampaikan bahwa rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2024 akan lebih diarahkan pada pemenuhan prioritas nasional, provinsi dan kabupaten yang tertuang pada RKPD Kab. Mateng yang digambarkan dengan tema penguatan ekonomi dan infrastruktur didukung dengan ketentraman dan ketertiban, serta pemenuhan SPM, persiapan dalam rangka menghadapi pekan olahraga provinsi dan pilkada serentak tahun 2024. Kata Askary dalam sambutannya

Ia juga menyampaikan ringkasan proyeksi pendapatan, balanja dan pembiayaan daerah tahun 2024

Dalam laporannya Askary mengatakan jika pendapat daerah tahun 2024 sebesar Rp. 641,43 milyar, berkurang sebesar Rp. 6,37 milyar dari APBD pokok tahun 2023.

“Berkurangnya pendapat tersebut karena target pendapatan transfer sebesar Rp. 11 milyar namun terjadi kenaikan pada target PAD sebesar Rp. 2,76 milyar dan pendapat lainnya sebesar Rp. 1,86 milyar”, jelas Askary

Lebih lanjut Askary sampaikan, belanja Daerah sebesar 661,91milyar, mengalami penurunan sebesar Rp.12,75 milyar dari APBD pokok tahun 2023.

“Belanja Daerah di alokasikan, belanja pegawai Rp. 217,64 milyar, belanja barang dan jasa Rp. 213,22 Milyar, belanja hibah Rp. 25,52 milyar, belanja bansos Rp. 217,44 Juta, belanja modal Rp. 114,65 milyar dan belanja tak terduga Rp. 5 milyar kemudian belanja teransfer kedesa Rp. 85,63 milyar”, urainya

Selanjutnya, penerimaan pembiayaan sebesar Rp.24,47 milyar, berkurang sebesar Rp. 5,37 milyar, ” ditargetkan dari Silpa sebesar Rp.6 milyar dan rencana pinjaman Daerah sebesar Rp. 18,47 milyar sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan Rp. 4 milyar, mengalami kenaikan Rp.1 milyar dari APBD tahun 2023″, katanya

(Abs/**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed