LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Anggota DPRD kabupaten Pasangkayu Ersad Leo Adriani, menyoroti persoalan infrastruktur dasar yang masih menjadi keluhan utama masyarakat di Kelurahan pasangkayu, khususnya terkait buruknya sistem drainase. Aspirasi tersebut mencuat saat legislator Partai keadilan Sejahtera (PKS) itu menggelar Reses masa sidang kedua tahun 2026 di kelurahan pasangkayu, Rabu (15/04/2026) Malam.
Pertemuan tatap muka ini menjadi momentum penting bagi Ersad untuk mendengarkan langsung problematika di wilayahnya.
Sebagai perwakilan rakyat di daerah pemilihan (dapil) tersebut, ia mencatat sejumlah poin krusial yang dinilai mendesak untuk segera mendapatkan penanganan dari Pemerintah kabupaten Pasangkayu.
“Kegiatan malam ini merupakan reses masa sidang kedua tahun 2026 Saya sengaja memilih Reses di wilayah ini untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan ruang menyampaikan aspirasinya,” jelas Ersad kepada awal media.
Masalah drainase menjadi isu paling menonjol yang dikeluhkan warga setempat. Ersad mengatakan ini sudah menjadi langganan saat musim hujan, kurangnya saluran pembuangan air yang memadai di beberapa titik menyebabkan wilayah tersebut rentan mengalami genangan air saat intensitas hujan tinggi. Kondisi ini diperparah dengan sisa material berupa pasir dan sampah yang ikut terbawa arus hingga ke badan jalan.
Ersad mengungkapkan, buruknya sistem sanitasi lingkungan ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menghambat mobilitas warga. Ia menegaskan bahwa pembangunan atau perbaikan drainase harus menjadi skala prioritas agar dampak luapan air tidak semakin meluas ke pemukiman penduduk.
“Catatan utama kami adalah masih adanya area yang belum memiliki drainase sama sekali. Akibatnya, saat hujan turun, banjir membawa material sampah dan pasir yang naik ke permukaan. Ini yang dikeluhkan warga karena sangat mengganggu kenyamanan,” ungkapnya.











Komentar