LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Ersad Leo Adriani dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hari ini melaksanakan Reses masa sidang kedua tahun 2026 di daerah pemilihan (Dapil) 1 Pasangkayu, dusun Labuang kelurahan pasangkayu, Selasa (31/03/2026) Malam.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari agenda rutin anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat, menyerap aspirasi, dan mendengarkan berbagai masukan demi kemajuan pembangunan daerah.
Ersad pun di sambut antusias oleh masyarakat dusun Labuang yang kebanyakan di hadiri oleh ibu-ibu dusun setempat.
Secara umum, reses adalah masa di mana anggota DPRD tidak melakukan sidang di gedung dewan, melainkan kembali ke daerah pemilihannya (dapil) untuk Menjalin silaturahmi dengan masyarakat, Menyerap dan menghimpun aspirasi warga, Menyampaikan hasil kerja serta program pembangunan yang telah berjalan.
Melalui kegiatan ini, Ersad Leo Adriani menampung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat dari Daerah Pilihannya yang meliputi wilayah Kecamatan Pasangkayu, Pedongga, Tikke (Papeti).
Hasil dari reses ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya Ersad mengatakan, pada kegiatan Reses DPRD Pasangkayu Masa Sidang kedua Tahun ini, seluruh anggota dewan akan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat, kemudian akan dikumpulkan dan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
Dia mengungkapkan bahwa semua anggota dewan akan berusaha menjaring aspirasi masyarakat secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar merupakan representasi kebutuhan riil masyarakat Kabupaten pasangkayu dari setiap Dapil.
“Sebagai wakil rakyat, kami dan terkususnya Saya sendiri akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat dilaksanakan oleh Pemkab Pasangkayu sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ersad juga mengatakan, seluruh anggota DPRD Kabupaten pasangkayu memanfaatkan momen ini dengan baik dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat, sehingga semua usulan reses hendaknya tidak sekedar ditampung melainkan diwujudkan sebagai bentuk respon atas kebutuhan masyarakat.
“Saat ini kita semua mengetahui bahwa kita sedang dihadapkan dengan Efisiensi, Jelas Kebutuhan masyarakat sangat terbatas karena anggaran yang sangat minim, tapi kami sebagai perwakilan rakyat akan terus berupaya agar kebutuhan masyarakat terpenuhi”Ucapnya.
Sementara itu seorang ibu rumah tangga (IRT) menyampaikan, ada keluhannya terkait drenase dan oknum karyawan koperasi yang melakukan penagihan secara arogan.
Warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi di wilayahnya. Seorang warga menyoroti masalah drainase yang sering menyebabkan banjir, bahkan saat hujan ringan. Ia meminta adanya alat konstruksi untuk membantu pemeliharaan bangunan saluran air.
“Keluhan tersebut akan kami tindak lanjuti dan kami akan secara tegas menindaki oknum koperasi yang melakukan penagihan secara arogan. jika terbukti para koperasi itu tidak sesuai regulasi kami akan tindak tegas dan mencabut Ijinnya”Ucapnya.
Lanjut, Ersad juga mengatakan, Kegiatan reses tahun ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak masukan dari masyarakat, terutama terkait bidang pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, keagamaan, serta bidang sosial ekonomi.











Komentar