oleh

Organisasi Titik Merah Desak DPRD Mateng Evaluasi Program MBG dan SK Jalan

Lapisnews.com, Mateng – Puluhan massa dari Organisasi Titik Merah turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Mereka membawa tiga tuntutan penting yang dinilai krusial bagi masyarakat, Jumat, 7 November 2025.

Jenderal Lapangan aksi, Hadi Maulana, dalam orasinya menyebut, ada tiga poin utama yang disuarakan Titik Merah, yakni ketidakjelasan Surat Keputusan (SK) jalan, penetapan nama jalan, serta evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Banyak SK dan nama jalan yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Misalnya, jalan poros Topoyo-Tumbu hanya diakui sampai Tumbu, padahal masih ada Desa Budong-budong di ujungnya. Desa itu seolah dianaktirikan,” tegas Hadi dalam orasinya.

Menurutnya, Desa Budong-budong justru merupakan desa induk dari sejumlah wilayah di sekitarnya. Karena itu, ia meminta DPRD segera melakukan peninjauan ulang terhadap kebijakan SK dan nama jalan.

Tak hanya soal infrastruktur, massa juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai bermasalah di lapangan.

“Kami menemukan pendistribusian MBG ke siswa baru dilakukan hingga pukul 14.00 siang. Padahal seharusnya anak-anak sudah menikmatinya sejak pagi,” ungkapnya.

Ia juga mengaku menemukan dapur penyedia MBG yang kehabisan modal akibat keterlambatan distribusi dana dan pengelolaan yang kurang transparan.

“Ini harus dievaluasi sebelum menimbulkan masalah seperti di daerah lain, mengalami keracunan massal,” tuturnya.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed