LAPISNEWS.COM,-Mamuju – Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar menjelaskan bahwa diskusi santai yang digelar pada hari ini merupakan suatu bentuk ikatan silaturahmi antara Polda dan insan pers.
Apalagi saat ini berbagai persoalan yang ada di Sulbar cukup beragam dan tak mungkn dapat terselesaikan jika satu instansi saja. Untuk itu pertemuan ini agar bisa memadukan mengkolaborasi antara informasi wartawan dan jajaran kepolisian.”ungkap Kapolda Sulbar Jumat 1 Agustus 2023
Adapun permasalahan yang kompleks saat ini dan menjadi perhatian bapak Presiden adalah kasus Stunting yang berada pada peringkat kedua se Indonesia. Jadi ini PR kita untuk Sulawesi Barat yang juga tertinggi jumlah stuntingnya. Bukan hanya itu, kasus anak putus sekolah juga bagian dari persoalan yang menjadi perhatian saat ini khususnya di Sulbar.
Adang Ginanjar juga mengatakan , kasus Stunting dan ATS perlu ada kolaborasi antara pemerintah setempat. Hal ini tidak akan terselesaikan jika tidak bergotong royong.
Jajaran yang dimulai dari tingkat Desa, Lurah hingga Kabupaten dan Provinsi perlu bersatu. Walaupun kita mengetahui bahwa akses wilayah di Sulbar dikelilingi gunung dan ada beberap pulau namun tidak menyurutkan kita untuk mengatasi masalah stunting ini dan Anak Putus sekolah.
Lanjutnya, bahwa saat ini untuk penanganan stunting , pihak rumah sakit bayangkara membuka ruang untuk masyarakat agar bisa memeriksakan kesehatan balitanya ataupun ibu hamil apalagi yang berdampak pada kasus gizi buruk . Ini adalah sebagai bentuk.kepedulian kami di kepolisian.
Saya juga memghimbau kepada seluruh Kapolres dienam kabupaten agar sigap dalam memberikan pelayanan jika ada balita ataupun ibu hamil yg berdampak gizi buruk dan begitupun jika ada anak tidak sekolah agar cepat mendata dan mengkoordinasikan kepada pihak terkait.
Harapan saya sebagai Kapolda, meminta masukan dan krtitikan ataupun informasi kepada wartawan terkait kasus yang ada di daerah kita ini, ” perhatian dari kita semua akan membawa Sulbar keluar dari kasus Stunting sehingga menciptakan anak anak yang sehat dan cerdas . Karena anak adalah aset bangsa yang harus kita selamatkan untuk masa depan bangsa.
Adapun pada ketertiban ataupun keamanan di Sulbar, baik pada kasus kasus kriminal ataupun narkoba tentu tak luput dari tugas dan tanggungjawab kita sebagai aparat dikepolisian untuk.menjaga daerah dari segala segala bentuk kejahatan. Agar bisa memberikan kenyamanan dan keamanan untuk daerah ini. Saya pun akan menindak jika ada aparat dari kepolisian yang terlibat narkoba. Sangsinya tentunya pemecatan, tagas Adang Ginanjar.
“Saya meminta kepada para pihak,Kapolres yang bertugas di enam kabupaten agar membuka ruang komunikasi yang baik kepada masyarakat dan insan pers, agar tercipta keharmonisan untun menciptakan keamanan yang kita harapkan bersama,tutup.kapolda, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.(Ani/*)











Komentar