oleh

Pendampingan IKM Bidang Industri Disdagperinko-UKM Sulbar Bersama Dosen Unsulbar Bantu Industri Kecil dan Menengah Ulukarua Kembangkan Etalase Digital

LAPISNEWS.COM,-Mamuju – Tim Peneliti dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Sulawesi Barat mempublikasikan sistem etalase digital sebagai media promosi kain tenun sekomandi bagi kelompok industri kecil dan menengah (IKM) Rumah Tenun Sekomandi Ulukarua, Jumat (28/07/2023) di Desa Bambu, Mamuju.

Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh pendamping IKM Bidang industri Dinas perdagangan, perindustrian, koperasi (Dagperinkop) UKM Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar) dan beberapa mahasiswa Universitas Sulawesi Barat.

Kegiatan penyerahan dan publikasi aplikasi etalase digital berbasis website ini dilakukan langsung oleh tim peneliti dari universitas Sulawesi Barat, Musyrifah, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Ir. Adam M Tanniewa, S.Kom.,MM.,MT.,IPM kepada Ibu Bunga selaku pemilik usaha Rumah tenun Sekomandi Ulukarua.

Menurut Musyrifah (29) Mengatakan” pengembangan etalase digital berbasis aplikasi website ini bertujuan untuk membantu IKM Rumah Tenun Sekomandi Ulukarua dapat memasarkan produk kain tenunnya secara daring dengan sumber daya yang ada namun tetap dapat fokus pada proses produksi.

Pengembangan etalase digital ini dimulai Bulan Maret 2023 melalui proses pengumpulan data dan analisis kebutuhan IKM Rumah Tenun Sekomandi Ulukarua yang kemudian dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi etalase digital berbasis website. Aplikasi etalase digital ini dikembangkan oleh dua orang dosen Universitas Sulawesi Barat dengan melibatkan beberapa orang mahasiswa.

Lanjut Aswad (30) pendamping IKM Rumah Tenun Sekomandi Ulukarua berharap melalui aplikasi etalase digital ini, produk-produk kain tenun Ulukarua dapat lebih mudah ditemukkan di internet dan berharap dapat meningkatkan permintaan produk akan kain tenun sekomandi dari luar daerah Sulawesi Barat.

Aplikasi etalase digital berbasis website IKM Rumah Tenun Sekomandi Ulukarua dapat diakses melalui tautan ulukarua.com. Rencananya, setelah publikasi aplikasi etalase digital ini akan dilakukan pelatihan bagi pendamping IKM untuk membantu pengisian dan penggunaan aplikasi.
(Hl/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed