LAPISNEWS.COM,-Mamuju –
PC IMM Mamuju desak pemerinta hentikan kekerasan terhadap permpuan yang ada dimana saat ini Sulawesi barat darurat kekerasan seksual yang kebanyakan adalah perempuan, anak dan kelompok rentang lainnya akibat timpangnya relasi kuasa dan ketidakadilan gender, yang harus mendapatkan perlindungan dari pemerintah agar tercegah dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.
Dan memastikan pelaku kekerasan tidak mengulangi perbuatannya.”Ungkap Hasrini.
Ia juga katakan Yang perlu kita garis bawahi adalah kekerasan bisa terjadi Disemua level masyarakat dan melibatkan cara-cara yang sadis, laki –laki, perempuan, anak atau dewasa, bahkan lansia dan disabilitas dimana dan kapanpun.
Akhir-akhir ini banyak sekali kasus pelecehan seksual, pemerkosaan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, hingga pemaksaan perkawinan anak, yang dilakukan tidak lain adalah orang terdekat, orang tua, keluarga, teman, sahabat. Sungguh sangat memperihatinkan dan ini adalah salah satu tanda hancurnya regeranasi.”Ungkap Hasrini
Ketua PC IMM Mamuju Hasrini, sangat menyayangkan sampai sekarang kekerasan terhadap perempuan belum bisa di atasi oleh pemerintah, bahkan sulawesi barat selalu menempati peringkat teratas.
Lebih lanjut, Kekerasan seksual telah terjadi secara masif, sehingga langkah komprehensif dalam penangananan pemulihan dan perlindungan terhadap korban, mutlak harus tersedia dalam kualitas yang memadai. Pelaksanaannya tertumpu pada kesigapan dan kecakapan petugas dan lembaga pengada layanan korban, serta kecakapan dan keahlian aparatur penengak hukum dalam penangan kasus kekerasan seksual. Yang musti dibangun sejak dini. Tutup Hasrini.
Ini yang menjadi tugas kita bersama dalam kesungguhan untuk mencegah kekerasan seksual dapat menjadi bukti dari keseriusan pemerintah untuk menghapuskan kekerasan seksual. Dan kesungguhkan itu akan terlihat dengan seberapa besar sumber daya kemampuan pemerintah yang digunakan untuk mencegah kekerasan seksual, yaitu untuk menguatkan dan menggerakan lembaga-lembaga negara, terintegrasi antarsektor dan masarakat untuk bersama-sama menghentikan kekerasan terhadap perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya.(H/*)











Komentar