oleh

Bedah rumah, warga Toppoyo sampaikan terimakasih ke Polda Sulbar

Mateng Lapisnews.com. — Sejak awal menjabat hingga saat ini, Program Kapolda Sulbar Irjen Pol Verdianto I. Bitticaca dalam memberikan perhatian kepada Masyarakat kurang mampu terus berjalan dengan konsisten.

Distribusi bantuan sosial berupa sembako terus menyerbu Masyarakat secara merata hingga kepelosok wilayah yang paling terpencil dengan memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di setiap Desa.

Yang terbaru, Kapolda Sulbar melalui Direktur pembinaan Masyarakat Kombes Pol Andarias kembali menyerahkan 1 unit rumah yang telah dibedah kepada bapak Lally (57) warga kecamatan topoyo Kabupaten Mamuju tengah, Kamis (15/12/22).

Sebelumnya, Bapak lally dan keluarganya menempati sebuah rumah gubuk berdindingkan papan yang telah lapuk, namun setelah dibedah oleh Kapolda, kini Ia telah memiliki rumah semi permanen yang lebih layak huni.

Program yang menyasar Masyarakat kurang mampu tersebut tentunya mendapat perhatian dari berbagai pihak, salah satunya adalah Burhanuddin yang mewakili Pemerintah Kecamatan topoyo yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Sulbar dan jajarannya.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kedatangan bapak Kapolda di desa kami, apalagi tujuan kedatangannya sangat mulia untuk membantu warga kami yang kurang mampu dan hari ini kita bisa lihat sendiri bahwa program tersebut nyata adanya, bukan hanya sekedar wacana tanpa realisasi”, Pungkas Burhanuddin.

Bapak lally yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari hasil bertani ini menjadi salah satu dari puluhan penerima bantuan bedah rumah pada program Baksos “Polisi Peduli” Se- Sulawesi Barat yang digagas oleh Kapolda Sulbar.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan bahwa untuk menyukseskan Program Kapolda, pihaknya memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di tiap desa untuk melakukan pendataan penerima bantuan bedah rumah.

Lanjutnya, Dari data yang di terima, para penerima bantuan tinggal dirumah yang tidak layak dan hidup dengan mengandalkan bantuan dari keluarga maupun tetangga sekitar.

“Laporan dari para bhabinkamtibmas itu, sebagian penerima ini memiliki cacat fisik yang tidak memungkinkan mereka untuk bekerja dan menetap di gubuk sehingga masuk dalam kategori layak menerima bantuan dari bapak Kapolda”, jelas juru bicara Polda Sulbar ini.

***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed