oleh

To’Li Warga Desa Buntu Buda Meninggal saat Bekerja di Rantekatoan Mamasa

-Hukum-10.295 views

LAPISNEWS.COM,-Mamasa – Penemuan mayat yang sempat menggegerkan warga Rantekatoan Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa, yang ditemukan dengan posisi terlentang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jurnalis LAPISNEWS.COM, mayat tersebut atas nama To’li umur 47 asal Desa Buntu Buda Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. Mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki, yang ditemukan di Kebun, sekitar Pukul 14:00 Wita, Minggu 24 April 2022.

Berdasarkan pengakuan saksi mata, Arifin, alias (Ambon) mengatakan sejak pagi tadi bersama almarhum sama – sama bekerja mengangkut bambu, yang Ia suda tebang sehari sebelumnya

“Saya dengan almarhum sejak Pukul 09.00 pagi, bekerja. Kami kerja mengangkut bambu milik saya,” kaa Arifin

Selama hampir satu hari almarhum, sehat tidak ada mengeluh. Bahkan saya sempat tanya dia, ( almarhum) mari kita pergi makan siang dulu, nanti sore baru kita pulang, almarhum katakan saya satu kali lagi kesana angkut bambu baru kita pulang ” Kata Arifin.

Arifin menjelaskan berselang satu jam almarhum, tidak kembali datang dilokasi tempat kami angkut bambu, saya menyusul kesana.

Sesampainya saya disana, almarhum saya temukan terlentang. Saya kira dia tidur, pas saya mencoba membangunkan dengan cara menepuk punggung dan dada ternyata almarhum sudah tidak bernyawa,”terang Arifin.

Dengan cepat saya letakkan kembali almarhum, pada posisi awal lalu saya pergi meminta pertolongan kepada warga” Jelasnya.

Iptu Reynhard, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) yang dikonfirmasi Wartawan membenarkan dengan adanya penemuan mayat di wilayah hukum Polres Mamasa.

“Kami mendapatkan informasi dari warga terkait penemuan mayat, di Kebun milik warga, kemudian kami mendatangi TKP dan menemukan korban sudah meninggal” Ungkapnya.

Lebih lanjut Reynhard, Pihak Kepolisian langsung melakukan pembungkusan mayat dan dibawa ke Rumah Sakit Banua Mamase, untuk di Visum.

Dari hasil Visum kata dokter, korban meninggal tanpa adanya tanda-tanda kekerasan, yang dialami”.

Dokter juga mengatakan bahwa setelah di cek identitasnya. Korban sering datang berobat di Rumah Sakit Banua Mamase, karena mengalami penyakit tekanan darah tinggi” Tandasnya.(Gerzon/*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed