oleh

Sosialisasi Badan POM Mamuju gandeng Anggota DPR RI Andi Ruskati Ali Baal

-Nasional-4.301 views

LAPISNEWS.COM,- Mamuju –
Kepala Badan POM di Mamuju Lintang Purba Jaya mengatakan bahwa sosialisasi ini kami kerja sama dengan Anggota Komisi IX DPR RI sebagai mitra dari Badan POM terus terjalin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi Obat dan Makanan aman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan edukasi yang terus menerus kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi yang menggandeng Anggota Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Andi Ruskati Ali Baal, ini diselenggarakan Sabtu, 23/402022 di Gedung PKK Provinsi Sulbar

“Andi Ruskati mengatakan bahwa Semoga dengan ilmu yang didapatkan dalam sosialisasi ini masyarakat bisa lebih waspada untuk memilih Obat dan Makanan yang aman,” jelas Ruskati. Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa sosialisasi pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk Obat dan Makanan yang aman, termasuk Pasta Gigi, layak dikonsumsi dan digunakan masyarakat tentunya sudah terdaftar di Badan POM.ungkap Anggota DPR RI asal pemilihan provinsi Sulbar Andi Ruslati Ali Baal.

Narasumber dari Badan POM di Mamuju oleh Koordinator Komunikasi dan Informasi DRA.Netty Nurmuliawaty, APTM. Kes menjelaskan dalam paparan tentang bagaimana cara memilih pangan yang aman dan layak dikonsumsi, contoh – contoh produk Obat Tradisional yang tidak boleh dikonsumsi karena mengandung Bahan Kimia Obat (BKO), lawan resistensi Antimikroba dan penjelasan Susu Kental Manis. Para peserta juga dijelaskan menggunakan Aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa apakah produk yang dibeli sudah terdaftar di Badan POM.uncap Netty

Pesan penting yang tidak henti – hentinya selalu disampaikan kepada para peserta yang menghadiri sosialisasi bersama Balai POM di Mamuju adalah sebelum membeli produk Obat dan Makanan harus selalu melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa), dengan melakukan CEK KLIK bisa meminimalisir bahaya akibat mengonsumsi produk Obat dan Makanan yang tidak aman.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed