oleh

Pengelolaan keuangan Desa di Polman Menuju Berbasis Digital

-Daerah-388 views

Lapisnews.com, Polman – Hari ini kami memang sengaja mengadakan acara yaitu acara tudang sipulung atau musyawah, kami informasikan bahwa kami saat ini sementara mengikuti pelatihan kepemimpinan nasional tiga bulan lamanya dan tibalah saatnya kami untuk mengimplementasikannya salah satu kewajiban kami selama mengikuti pelatihan yaitu membuat sebuah perubahan proyek inovatif dan perubahan proyek inovatif yang kami coba!lakukan karena kami kebetulan kemarin selaku Kepala Dinas di PMD. Jadi tentunya proyek coba kami lakukan ini dengan tugas tugas kami di PMD.Judulnya yaitu
“Desaku Adil” akronimnya adalah Desa Kelola Keuangan Berbasis Digital.”Kata mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Polewali Mandar Azwar Jasin Sauru di acara Tudang Sipulung bersama media dan Lsm di Cafe Indah di Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat 29 Juni 2021.

Lanjut Azwar mengatakan yang melatar belakangi kami untuk mencoba melakukan ini adalah karena keterlambatan penyusunan laporan pertanggung jawaban pengelolaan keuangan desa, Sering kali terjadi tidak tepat waktu.Tidak disiplin, Mungkin karena kesibukan kesibukan lain yang kedua sering adanya laporan laporan terkait penyalagunaan keuangan dana desa dan seringnya juga adanya keterlambatan pencarian dana desa itu sendiri dari bank ke kas desa.

Azwar lebih lanjut mengatakan jadi pengelolaan dana desa ini yang Berbasis Digital intinya adalah Kepala Desa dan Bendahara tidak akan memegang lagi uang kalau tadinya sistim manual nantinya akan sistim digital jadi kepala desa ambil uang di bank kalau sudah pencairan sudah tidak pegang lagi uang karena semuanya akan ditransfer ke rekening.

Sebenarnya ini kami lakukan untuk membentengi teman teman Kepala Desa dan perangkat desa itu sendiri.
Kami tidak tuduh mereka melakukan penyelewengan tetapi kita semata-mata bentengi mereka dari kemungkinan kemungkinan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri.

Azwar menambahkan Untuk melakukan proyek perubahan ini kami hanya ambil tujuh desa sebagai pilot proyek untuk pelaksanaan proyek perubahan ini.

Jadi kami berharap teman teman media dan lsm dukungannya untuk membantu kami dalam penerapan pengelolaan keuangan desa berbasis digital ini agar bisa tercapai sesuai harapan kami.Dan Alhamdulillah karena pak bupati juga sangat mendukung program ini.”Pungkasnya(Syarifuddin/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed