by

Unit IV Jelang Hari Raya Idul Adha Pertamina Siapkan Pasokan BBM dan LPG Aman

Lapisnews.com, Cilacap – Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, PT Pertamina (Persero) melalui Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV, sebagai salah satu dari 7 kilang yang dikelola Pertamina, Kilang Cilacap pastikan kesiapan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di Kilang Cilacap aman.”Ucap Hatim Ilwan.

Langkah pengamanan pasokan dan peningkatan kehandalan distribusi terus dilakukan guna mengantisipasi peningkatan konsumsi yang akan terjadi.

Hatim Ilwan, Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV, sebagai salah satu dari 7 kilang yang dikelola Pertamina, Kilang Cilacap sangat strategis. Berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kapasitas olah crude (minyak mentah) unit pengolahan ini mencapai 348.000 barel/hari. “Atau sekitar 33,4% dari kapasitas kilang nasional,” ujarnya.

“Kami akan memastikan pasokan BBM dan LPG di Kilang Cilacap aman, khususnya jelang Idul Adha 2020 ini,” jelas Hatim Ilwan Selasa, 28/07/20.

Hatim juga menuturkan bahwa konsumsi BBM dan LPG di bulan Juli ini sudah menunjukkan tren positif meski masih belum kembali ke kondisi normal. “Konsumsi BBM saat ini masih lebih rendah 13% dari kondisi normal. Sedang untuk konsumsi LPG mengalami peningkatan sekitar 2,19%.

Tercatat hingga minggu terakhir bulan Juli, rata-rata konsumsi produk Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di era New Normal (Juni hingga Juli 2020) sebesar 5.960 Kilo Liter (KL)/hari. Jumlah ini masih dibawah dari rata-rata konsumsi normal (Januari hingga Februari 2020) sebesar 15% dimana rata-rata konsumsi normal mencapai 7.041 KL/hari.

Sedangkan rata-rata konsumsi produk Gasoil (Solar, Pertamina Dex, dan Dexlite) saat ini tercatat sebesar 2.142 KL/hari dimana besaran rata-rata konsumsinya masih dibawah kondisi normal yang sebesar 2.319 KL/hari atau selisih 8%.

Konsumsi LPG bersubsidi atau LPG Public Service Obligation (PSO) hingga akhir bulan Juli 2020 ini tercatat bertambuh sebesar 3,4%, yaitu 1.563 Metric Ton (MT)/hari dari awalnya 1.511 MT/hari. Sedangkan untuk LPG Non-PSO (Elpiji 12 kg, Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg) masih di bawah rata-rata konsumsi normal sebesar 3%, yaitu 119 MT/hari dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal yang sebesar 123 MT/hari. Untuk LPG Non-PSO sektor non-rumah tangga mencatat angka konsumsi sebesar 20,38 MT/hari.

Namun Hatim memprediksi tren konsumsi BBM dan LPG di Kilang Cilacap terus meningkat seiring dengan kembali normalnya kegiatan masyarakat. “Pertamina berupaya agar pasokan tetap terjaga dan distribusi semakin handal,” imbuhnya.

Hatim Ilwan juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam mengkonsumsi BBM dan LPG, serta membuka ruang bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai produk Pertamina. “Jika masyarakat membutuhkan informasi mengenai produk Pertamina maupun layanan pesan antar (delivery service), bisa menghubungi Pertamina (h/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed