by

Wabah Corona Meluas, Garda Nusantara Sulbar Warning Gubernur

-Sosial-301 views

Lapisnews.com, Mamuju – Saat ini kita patut bersyukur sebab belum ada pasien yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 di Sulawesi Barat, namun hal itu tak boleh membuat kita lengah. Ungkap Hasri Jack Jumat, 27/03/20.

Ketua Garda Nusantara Sulbar Hasri Jack mengatakan bahwa, Surat edaran dan himbauan tidak cukup, tindakan antisipasi sejak dini sudah harus dilakukan secara taktis dan terukur demi kesalamatan kita bersama.

Kita diapit oleh dua Provinsi yang sudah terpapar virus tersebut, maka tindakan pembatasan keluar masuk orang diwilayah perbatasan sulawesi barat harus ditingkatkan.

Gubernur juga harus memastikan adanya posko 24 jam yang stanbye menjaga kedua perbatasan, serta pelabuhan dan bandara dengan menyiapkan personil lengkap dengan APD dan perlatan tim medis guna mengecek setiap orang yang keluar masuk ke sulawesi barat. Hal ini memang berat, tetapi itu harus kita lakukan.

Ia juga katakan, Dalam menghadapi wabah virus ini, Gubernur juga harus memastikan kesiap siagaan Rumah Sakit yang ditunjuk sebagai rujukan pasien yang terjangkit Covid-19, mulai dari kesiapan seluruh tenaga medis, tempat dan peralatan yang akan digunakan. Ungkap Hasri Jack

Jack Juga sampaikan tak kalah penting perlindungan keselamatan dan alokasi anggaran untuk insensif bagi tenaga medis, kita belajar dari DKI Jakarta yang sudah menyiapkan tempat khusus bagi para tenaga medis yang dilengkapi dengan bilik sterilisasi virus, ketersediaan segalah kebutuhan makan dan kamar istirahat tim medis.

Mereka tak perlu pulang kerumah atau ke kontrakan mereka agar keluarganya juga merasa aman. Bahkan rencana Rumah Sakit alternatif pun itu sudah harus dipersiapkan dari sekarang, kita berharap wabah ini tak masuk daerah kita, namun sekali lagi antisipasi sejak dini itu penting.

Hasri Jack, ingatkan Gubernur harus menjadi Komando kepada enam kepala daerah disulawesi barat, guna memastikan kesiapan seluruh kabupaten dalam pencegahan wabah Covid-19. Khusunya bagi perantau yang baru pulang kampung tak boleh luput dari pemeriksaan.

Kita juga berharap Pemerintah sulbar menggratiskan masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan yang memiliki ciri-ciri Covid-19 sehingga masyarakat tak perlu kuatir dan terbebani. Paparnya

Hal lain yang mesti diperhatikan adalah pemerintah (Gugus Tugas Covid-19) mengadakan bilik sterilisasi di area-area publik, aktif melakukan penyemprotan desinfektan ke sarana publik dan rumah-rumah warga, kerahkan mobil damkar untuk melakukan penyemprotan tiap hari.

Yang terkahkir, mengingat penyebaran wabah Covid-19 yang tiap hari makin bertambah, maka perlu dipersipakan segala hal bilamana sosial distuncing diperpanjang, atau bahkan jika kebijakan LockDown itu ditempuh, mulai dari sekarang harus dipikirkan, khusunya ketersediaan pangan dan keamanan warga harus menjadi perhatian khusus.

Jack menegaskan bahwa Jangan sampai kita telat mikir dan telat bertindak. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu menghadapi Covid-19, kita berharap ujian berat ini segera berkhir.tutup ketai Gara Nusantara Sulbar Hasri Jack.(F/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed