by

Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia

LAPISNEWS. COM, MATENG – Kurang lebih 3.000 Orang Santri dan Santriwati Yang Mengikuti. Puncak Perayaan Hari Santri Nasional Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Mamuju Tengah, Yang Diawali dengan Long March Dari Depan Masjid Raya Topoyo Menuju Lapangan Benteng Kayu Mangiwang. Rabu, 23/10/19.

Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Mamuju Tengah H. Mahmuddin, Kabag Kesra Mamuju Tengah Kamsul Usman, Kasi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Mamuju Tengah, Drs. H. Ramli Usman, Kasi Bimas Islam dan PHU, H. Bunawan I Daimun, SHI. Serta Para Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Madrasah, Kepala KUA, Dan Penyuluh Agama Islam.

Pelaksanaan Kegiatan Ini yang dihadiri Langsung Oleh, Dirjen Pendidikan Islam, Yang Diwakili Kaubdit Pendidikan Pondok Pesantren Pada Direktorat Jendral Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Dr. Basnang Said, S. Ag. M. Ag.

Bupati Mamuju Tengah, yang Diwakili Sekretris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, H. Askary Anwar, S. Sos. M. Si, Anggota DPRD Mamuju Tengah, Para Asisten, Kepala OPD Pemkab Mamuju Tengah, Ketua MUI Mamuju Tengah, Ketua BAZNAS Mamuju Tengah.

Kemeriahan Perayaan Hari Santri Nasional ini Yang diisi dengan berbagai Pertunjukan Seni Dari Beberapa Pondok Pesantren, Menambah Semarak nya Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Mamuju Tengah.

H. Askary dalam kutipan hasil rekaman hari ini seluruh rakyat indonesia memperingati sebuah peristiwa yang sangat penting dalam rangka mengenang jasa para ulama dan kaum santri dalam mempertahankan kemerdakaan negara republik indonesia dari rongrongan penjajahan.

Penghormatan dan pengakuan negara atas jasa para ulama dan kaum santri kata Askry, tercantum dalam keputusan Presiden RI nomor 22 Tahun 2015 tentang hari santri Nasional.

Indonesia mencatat dalam sejarah bahwa para ulama dan santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Negara Repoblik Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam gerbang menuju masyarakat adil dan makmur

Lanjut Askary Peringan hari santri nasional yang Ke V dengan Tema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” dalam artian bahwa kaum santri sebagai penerus perjuangan para kiyai dan santri masa lalu, yang berkewajiban menjaga keutuhan bangsa yang berbhineka tunggal ika, wajib menjaga NKRI, dan Dasar Negara kita Pancasila dan UUD 1945,”

Santri saat ini dalam menghadapi permasalahan baik itu berita berita bohong yang berpotengsi untuk memecah keutuhan Bangsa dan NKRI.

“Askary berpesang kaum Santri jangan mudah terpancing apalagi turut menyebarkan berita berita bohong tersebut apalgi turut menyebarkan berita berita kebencian karena itu yang akan mengancang kerukunan dan keutuhan Negara RI yang kita cintai”.

Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah sekaligus mewakili Bupati menyampaikan kepada segenap santri, ustadz, para siswa dan guru, masyarakat, serta elemen yang lain wajib hukumnya menjaga kerukunan Bangsa Dan Negara yaitu NKRI dengan nilai keteladanan dan bukan dengan retorika dan perdebatan.

Askary menghimbau untuk menolak Radikalisme dan Terorisme baik bersikap ideologis maupun tindakan anarkis tegas Sekda Mamuju Tengah Askary.(ER3/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed