by

Program Air Minum dan Sanitasi yang berbasis masyarakat di Kabupaten Mateng

-Daerah-1,037 views

LAPISNEWS.COM, MATENG – Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis penyediaan air bersih dan sanitasi bakal terakselerasi sejalan dengan reorganisasi Direktorat Jenderal Cipta Karya, Mulai tahun ini, program Cipta Karya dilaksanakan oleh Cipta Karya di Dinas PU Kab Mateng.

Kepala Bappeda Mateng. Ishaq Yunus, S.IP,.MAP pada saat di minta keteranganya Rabu 23/07/19. berharap kepada Pemerintah Desa betul bertul Fokus pada pemenuhan Air Bersih kepada masyarakatnya.

Karena Air bersih adalah kebutuhan dasar yang wajib kita penuhi kepada masyarakat 100 Persen, untuk mencapai 100 persen tentumya tidak semuda membalikkan telapak tangan harus bertahap kata Ishaq.

Olehnya itu Pemerintah Daerah mendorong Kepala Desa setiap Tahun menganggarkan dalam pemenuhan Air Bersih dan Sanitasi. Karena Air Bersih dan Sanitasi masuk SPM “Pelayanan Dasar Yang Wajib di Berikan kepada Masyarakat”.

Inilah tujuan kita laksanakan pertemuan untuk mendengarkan apa permasalahanya dan kita memikirkan solusi yang harus kita lakukan sehingga upaya akses Air Bersih 100 Persen bisa kita wujudkan kedepan.

Dan pemenuhan Air besih harus kita berkaloborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa dan Pansimas, Karena tugas dan tanggung jawab harus berkaloborasi disemua Level Pemerintah Baik itu Pamsimas ataupun UPTD Air Bersih harus sama sama bagaimana kedepan akses pemenuhan Air Bersih bisa terpenuhi di 54 Desa jelas Kepala Bappeda Mateng Ishaq Yunus.

Ditempat yang sama Dinas PU Mateng melalui Takdir Musa,ST Kabid Cipta Karya berharap adanya komitmen bersama Kapespan dan pemerintah desa dan seluruh Stacke Holder untuk keberhasilan dalam penyelesaian masalah Air bersih yang ada di Kab.Mateng tutur Takdir.

lanjut perbincangan kata Kabid Pisfra Bappeda Mateng Muh. Arsyad Juradi, ST dalam pertemuan pemerintah Desa untuk membahas kegiatan Pamsimas yaitu Program Air Minum dan Sanitasi yang berbasis masyarakat di Kabupaten Mateng, untuk Tahun ini kita mendapatkan Program HKP yang di anggarkan dari Pusat atau APBN senilai 1.Milliar Anggaran ini diperuntukka untuk 4 Desa.

kita berharap penuntasan SPM terkait dengan akses Air Minum dan Sanitasi bisa terselesaikan karena kita mengacu pada target Universal Akses yang di bebankan ke Pemerintah Daerah Tahun 2019 harus kita tuntaskan. Harapan kami melalui HKP bisa tuntas semuanya. Tegas Arsyad Juradi.(ER3/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed