by

Kepsek : Dana Bos tidak Bisa kita Gunakan Sembarangan harus sesuai Peruntukanya

LAPISNEWS.COM, MATENG – Pendidikan senantiasa Pemerintah Pusat memberikan Bantuan dalam mensukseskan program Pendidikan, namun masih saja ada keluhan dari beberapa Pendidik yang menginginkan Sekolah lebih maju lagi, saat ditemui Kepala Sekolah SD Inpres Tobadak. Sukmawati, S.Pd mengatakan bahwa kami juga menyempatkan untuk Penggunaan Dana Bos itu tidak lepas dari Juknis yang sudah ada, katanya Selasa, 23/07/19.

Ia katakan terusterang saya sampaikan bahwa dana Bos tidak bisa kita gunakan sembarangan harus sesuai peruntukanya, terutama ditriwulan dua itu sebesar 40 persen untuk buku 20 Persen. dan 20 Persenya di gunakan proses belajar mengajar.

Lanjut dalam proses belajar mengajar kami menggunakan kerikulum 13 dengan jumlah siswa 315 Orang Siswa yang terdaftar di Dapodik dengan jumlah anggaran yang dikelola SD Inpres Tobadak sebesar Rp.200.000 Persiswa itu artinya jumlah dana Bos yang dikelola SD Inpres Tobadak sebesar Rp. 63,000,000,- Pertahun.

Sekali lagi saya sampaikan bahwa personil SD Inpres Tobadak 27 Orang terbagi Tiga PNS 10 Orang Tenaga Kontrak 16 Orang 1 Orang Sukarela jelas. Sukmawati

untuk pengelolaan dana Bos banyak hal hal yang tidak bisa di biayai Dana Bos jadi hal tersebut tidak bisa di laporkan dan tidak bisa di biayai dana Bos otomatis kita rapatkan bersama ketua komite meminta masukan dan persetujuanya dengan orang tua murid kalau yang bisa di danai Dana Bos kita gunakan sesuai dengan Juknis.

Untuk di SMP Neg 2 Tobadak Kata Kepsek Hj.Hasnawati S.Pd, M.Pd Untuk sumber dana yang kita kelola hanya bersumber dari Dana Bos karena dari komite dan orang tua siswa itu tidak ada.

Beda di Tahun kemarin masih ada kontribusinya dari Komite melalui orang tua siswa membantu suksenya UNBK dan juga terbatas nilainya dan terusterang saya sampaikan bahwa tidak ada sangkut pautnya dengan sekolah murni dari bantuan orang tua siswa jelasnya.

Kalau persoalan Dana Bos tetap sesuai dengan juknis dan tetap kami cukupkan sesuai jumlah siswa yang ada di sekolah kami dengan jumlah siswa 155 orang sehingga dalam penyusunan program, kita kondisikan sesuai kondisi yang ada.

Harapan terbesar Dinas Pendidikan Kab Mateng bisa mengupayakan minimal sama dengan Kab Mamuju yang mempunyai dana Ruting harap Hasnawati.(ER3/*).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed