by

Golkar Sulbar Beri Shok Terapi Kader DPD I

-Politik-199 views

LAPISNEWS.COM, MAKASSAR – Partai berlambang beringin Golongan Karya (Golkar) Prov. Sulbar Minggu 7 Juli 2019 menggelar rapat pengurus harian hasil resuffle, rapat di pimpin Plt Ketua Golkar Sulbar Ibnu Munzir dan sekretaris Hamzah Hapati Hasan, di Hotel Amaris Panakkukang, Makassar.

Rapat tersebut sedikitnya membahas empat poin penting yakni :

1.Konsolidasi Pengurus Hasil Resuffle DPD I Golkar Sulbar
2.Pembahasan Proses Rekruitmen Calon Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah Pilkada 2020
3.Pembahasan Ketentuan Rekruitmen Calon Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten se Sulbar
4.Pembahasan kelanjutan Pemberiaan Kompensasi kepada Caleg yang tidak tepilih tingkat Provinsi Sulbar dan Kabupaten

Hal yang menarik pada rapat harian itu yakni sikap tegas pimpinan partai Golkar Sulbar yang memutuskan untuk memberikan shok terapi kepada beberapa kepengurusan ditingkat DPD I provinsi.

Sejumlah tokoh sentral di Golkar Sulbar yang diberikan sanksi, dari kepengurusan partai, diantaranya : Muslim Fattah, Marini Ariakati, Hamid Bcku, Muh. Yamin Saleh, Taswin ( ralat, sebelumnya Tahir Kuraising) dan sejumlah kader senior Golkar lainnya.

Plt ketua Golkar Sulbar Ibnu Munzir menegaskan bahwa Shok terapi yang dilakukan dalam rangka penyegaran mesin organisasi dan menegakkan AD/ART partai Golkar.

” jadi langka ini kita lakukan dalam rangka penyegaran organisasi, mereka yang di berikan sangsi karena dianggap melakukan pelanggaran dan terbukti tidak beretikad membesarkan partai pada pemilu April 2019 kemarin. Teman-teman yang diberikan shokterapi, ya koreksi diri lah.”kata kordinator bidang kepartaian DPP Partai Golkar itu.

Ibnu menjelaskan selain melakukan resuffle di tingkat provinsi, Golkar Sulbar juga akan melakukan evaluasi terhadap para ketua DPD Golkar ditingkat kabupaten kota. Mereka yang terbukti melakukan pelanggaran berat dan tidak taat asas akan segera diberhentikan dari jabatannya.

” sejumlah bukti sudah kita kantongi, tapi kita akan proses sesuai dengan mekanisme partai, bagi yang tidak terima namanya keluar dari kepengurusan silahkan menempuh jalur hukum, ada mekanismenya kok “tegas mantan aktivis HMI itu.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan meminta kepada seluruh kader Golkar yang diberikan Shok terapi ini, dari kepengurusan agar bersabar dan mengevaluasi diri terhadap pelanggaran yang telah mereka lakukan.

Hamzah memastikan mereka yang diberikan sanksi, akan tetap diakomodir dari kepengurusan setelah nantinya partai Golkar Sulbar melakukan Musyawarah Daerah pada Desember 2019 (Musda).

” saya minta teman-teman yang diberikan sangsi untuk bersabar, kalau ada yang meresa tidak bersalah silahkan minta klarifikasi, temui kami, bicara kan dengan baik-baik, “harap Hamzah Hamzah Hapati Hasan. (L/*)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed