by

Eksekusi penertiban pedagang di kota Mamasa berakhir dengan ricuh

-Hukum-27 views

Lapisnews.com,  Mamasa – Upaya yangbdilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa pada,  Rabu, 15/05/2019.

Puluhan aparat satuan Pamong Praja turun ke jalan untuk menertibkan para pedagang yang berjualan di bantaran jalan eks pasar lama Mamasa.

Dengan menggunakan mobil Dalmas satuan Pamong Praja mengangkut barang dagangan para penjual namun di halangi oleh para pedangan sehingga terjadi adu mulut.

Setelah beberapa lama para pedagang mempertahankan jualannya, mereka pun pasrah dagangnnya di angkut oleh satuan pamong praja sebagian lagi di amankan oleh para pedagang itu sendiri.

Mereka beralasan bahwa sudah 10 tahun mereka berjualan di lokasi tersebut sedangkan pasar Barra-barra yang di sediakan pemerintah hanya merugikan para pedagang karena tidak ada pembeli.

Di temui dia lokasi penertiban Kaharuddin selaku penanggung jawab penertiban menjelaskan bahwa penertiban di lakukan di sepanjang jalan eks pasar lama Mamasa.

Penertiban ini menjadi perhatian Ketua Lsm Kobra Sulbar Kristian Parangka ia menerangkan bahwa seharusnya sebelum melakukan penertiban ada regulasi yang jelas yang di buat oleh pemerintah bersama DPRD sehingga tidak merugikan masyarakat bawah.

“Pemindahan para pedagang seharusnya di lakukan dengan cara yang baik seperti membuat Perda yang pro kepada masyarakat bawah”.

“Selain itu seluruh stake holder sadar di mana seharusnya mereka membeli sehingga para pedagang dapat pindah ke tempat di mana para pembeli ramai membeli di lokasi tersebut, dengan sendirinya mereka akan pindah”.

“Masih banyak cara yang dilakukan untuk membuat penataan para pedagang bisa lebih baik”tutur Kristian Parangka. (KP01/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed