by

Hamzah Akan Rapatkan Unsyur Pimpinan DPRD Sulbar Terkait Fungsi dan Kewenangan BK

-Daerah-148 views

Lapisnews.com, Makassar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prvinsi Sulbar Drs. H. Hamzah Hapati Hasan, M. Ketua DPRD Proinsi Sulsel di
gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (7/2). Ketua kedua yang ditemui Hamzah
adalah Ketua DPRD Moh Roem dan Wakil Ketua DPRD Ni’Matullah.

Hal yang menjadi poin utama dalam rapat pada rapat ini adalah kewenangan dewan, khusus terkait hubungan antara pimpinan dengan badan kehormatan (BK).

“Saya menemui Pak Roem dan Pak Ullah untuk diskusi terkait kewenangan pimpinan dan BK. Bisakah BK
melakukan teguran ke pimpinan dewan secara langsung. Apakah hal ini pernah terjadi di DPRD Sulsel.
Makanya, saya bertanya ke pimpinan DPRD Sulsel terkait hal ini,” kata Hamzah.

Menurut Ni’matullah yang akrab disapa Ullah, secara struktur BK berada di bawah koordinasi pimpinan, jadi segala yang menyangkut tugas BK harus dikoordinasikan atau dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pimpinan. Apalagi jika tugas itu akan mengeluarkan sebuah keputusan.

“Semua keputusan yang dikeluarkan BK harus diketahui pimpinan. Karena secara struktur BK berada
dibawah pimpinan. Jadi, jika ada sesuatu harus melapor terlebih dahulu ke pimpinan,” jelas Ketua
Partai Demokrat Sulsel ini.

Ullah pun menyarankan kepada Hamzah agar mengadakan rapim (rapat pimpinan) yang menghadirkan seluruh
pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk membahas hal yang terkait kewenangan BK tersebut.

“Saran saya segera adakan rapim. Undang semua pimpinan AKD. Supaya dijelas dimana koridor tugas dan
kewenangan masing-masing AKD,” ujar Ullah.

Sedangkan menurut Roem, segala hal yang terjadi di internal dewan harus senantiasa terkoordinasi
antara anggota dengan pimpinan. Bagaimana pun pimpinan adalah penanggungjawab tertinggi secara
kelembagaan, maka segala hal yang menyangkut tugas dan kewenangan tiap AKD harus terkoordinasi dengan
pimpinan.

“Di DPRD Sulsel, tidak pernah terjadi BK menegur pimpinan. BK lebih menegur anggota-anggota
terkait dengan masalah pribadi anggota yang berkaitan dengan tugasnya sebagai anggota dewan,” jelas
politisi Partai Golkar ini.

Setelah berdiskusi dan menerima masukan dari Roem dan Ullah, maka Hamzah pun akan
menerima sikap dengan membahas bersama pimpinan DPRD Sulbar yang tersisa saat kembali ke Sulbar nanti.

“Ini masukan yang baik dari Pak Roem dan Pak Ullah. Insya Allah, saat kembali ke Sulbar nanti, saya akan undang pimpinan yang lain untuk membahas hasil diskusi saya dengan Pak Roem dan Pak Ullah hari ini (Kamis, 7/2),” kata Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini. (Z / *)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed