LAPISNEWS.COM, Polman — Bank Negara Indonesia ( BNI ) cabang Polewali Kab.Polman Provinsi Sulbar dalam menyambut HUT RI Ke 73 tahun bekerja sama dengan kelurahan Lantora menggelar berbagai lomba rakyat antar Lingkungan se kelurahan Lantora, adapun jenis perlombaan diantaranya Panjat Pinang (Putra ) kategori anak-anak dan Dewasa, Tarik tambang (Putra Putri ), lomba lari karung dan makan kerupuk, bertempat di depan Masjid Rodatul Aisyah jalan Tamengundur Lantora, Jumat (17/8/18).

Kegiatan perlombaan tersebut disambut hangat oleh warga kelurahan Lantora, ini terlihat dengan banyaknya warga baik dewasa maupun anak – anak yang melakukan pendaftaran ikut dalam perlombaan, selain doorprize yang disediakan dari Bank BNI, BNI juga menyediakan tenda bagi pelaku Kuliner yang telah menggunakan Aplikasi Yap (pembayaran jaman now).

Friedson wnk, Pimpinan Bank BNI Polewali yang ditemui disela-sela perlombaan mengatakan ” Ide ini sebenarnya muncul tiba – tiba setelah sekian lama BNI baru kembali menjadi Cabang, maka kami mengadakan kegiatan perlombaan yang agak lebih besar untuk kembali memperkenalkan Bank BNI kepada masyarakat dalam rangka HUT RI ke 73 tahun dengan bekerjasama dengan Kelurahan Lantora yang secara kebetulan berdekatan dengan kantor Bank BNI Polewali,

selain itu juga karena banyaknya Informasi yang kami dapatkan bahwa disinilah banyak kegiatan dilakukan dalam setiap tahunnya, sehingga kami segera menindak lanjuti dengan kembali memperkenalkan Bank BNI kepada masyarakat melalui program – program Bank BNI yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat .

Lebih lanjut Friedson wnk mengatakan salah satu sasaran dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) bahwa perwakilan atau agen Bank BNI tidak harus membuat kantor, namun semua elemen masyarakat dapat menjadi agen baik itu dari kalangan Mahasiswa, ASN, Pengusaha, syaratnya cukup dengan membuka rekening di Bank BNI,

mereka sudah dapat menjadi perwakilan, agen sebagai perpanjangan tangan Bank BNI diamana saja, baik sebagai agen 46, agen Yap, agen Laku Pandai, dan para agen Bank BNI selain mendapatkan hadiah mereka juga dapat gaji dari setiap transaksi, dengan adanya agen – agen tersebut masyarakat yang berada dipelosok desa dengan jarak tempuhnya mungkin jauh dari kantor cabang Bank BNI, tidak perlu lagi ke kantor Bank BNI, masyarakat cukup mendatangi agen – agen Bank BNI untuk melakukan transaksi baik itu berupa setor tunai, buka rekening baru, transferan antar rekening,

pembayaran Listrik, belanja Online, Pembelian Tiket, pembayaran PDAM dll dapat dilakukan di agen tersebut.

Agen – agen perwakilan jasa merupakan Program Bank BNI yang menyajikan pelayanan lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat kepada masyarakat, juga merupakan program Bank BNI dalam mengurangi angka pengangguran dimana masyarakat tidak berharap lagi untuk menjadi ASN tapi mereka juga dapat menjadi pengusaha melalui program Bank BNI.

Salah saru program Bank BNI yang lagi ngentrend saat ini adalah Aplikasi YAP (pembayaran jaman now), Yap yang menggunakan tehnik Barkode, transaksi jual beli bagi pelaku UKM dapat diakukan melalui YAP, cukup dengan menscand Barkode tersebut lalu memasukkan jumlah rupiah pembayaran dari barang yang dibeli, transaksi antar rekening sehingga pedagang tidak perlu lagi mengumpulkan uang mereka untuk disetor tunai ke Bank karena dengan sendirinya harga penjualan langsung masuk ke rekening mereka (transaksi antar rekening pedangan dan pembeli).

Untuk memperkenalkan Yap kepada masyarakat Bank BNI gencar mensosialisasikan baik melaui media online, cetak dan medsos termasuk kegiatan – kegiatan seperti saat ini, kami juga telah menyasar pelaku kuliner dibeberapa tempat dengan terjun langsung kelapangan termasuk menyasar pelaku kuliner dialun-alun Pekabata, RM Asia, RM Surya, Supermaket Mini Nurhidayah Lantora.

Agen Yap wilayah Polewali telah berjumlah 96 dan kami yakin akan terus bertambah, Agen Yap di Kabupaten Majene 38 agen dan Mamasa 15 agen.

Program pendekatan Ekonomi kebawah sengaja dilakukan untuk menepis anggapan bahwa Bank BNI adalah Bank Orang Kaya, anggapan tersebut tidak benar, BNI adalah milik kita semua, milik Indonesia tak ada Stekmentasi perbedaan golongan ekonomi dalam masyarakat di mata Bank BNI Jelas Friedson.

Bank BNI dalam fungsinya dengan melihat kabupaten Polman, Kabupaten Majene, Kabupaten Mamasa tumbuh berkembang, BNI bisa menjadi andil dalam perkembangan pembangunan karena salah satu tugas BNI adalah Ijin Pembangunan yang dimana saat ini BNI melaksanakan KUR yang maksimum kreditnya dari 1 jutaan sampai 5 ratus jutaan, kami telah melakukan hal tersebut kepada masyarakat pelaku usaha dengan keinginan pemerintah agar masyarakat bisa merasakan program Bank BNI dan masyarakat tidak hanya berharap untuk menjadi PNS tapi juga berharap dapat jadi pengusaha, seperti yang telah dilaksanakan pada pelaku Usaha Sinar Mas bekerja sama dengan Bapeda untuk memberikan kesempatan pada UKM bermohon layanan KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan melihat skala usaha mereka sebagai acuan permohonan mereka, ada yang bermohon 15 jutaan, 25 jutaan keatas, Jelas Pimpinan Bank BNI Cabang Polewali Friedson.

Secara terpisah ditempat yang sama Lurah Lantora Hj.Hapsah merasa bersyukur dengan kehadiran Bank BNI ditengah – tengah warganya memberikan dukungan sarana dan doorprize dalam perlobaan antar lingkungan sekelurahan Lantora dalam menyambut dan memeriahkan HUT RI ke 73 tahun terang Hj Hapsah .”Yun/*)