by

Merasa Diklaim, Begini Respon Aliansi Cinta Guru

-Hukum-665 views

Lapisnews.Com, Mamuju – Beredarnya isu di media sosial “Facebook, Whatsapp” yang diduga mencoreng nama baik lembaga Aliansi Gerakan Cinta Guru maka langsung ditanggapi serius oleh Massa aksi dengan cara menggelar konfrensi pers disalah satu warung kopi (Warkop) yang ada di Mamuju, Jumat (20/07/2018).

Dalam konfrensi pers tersebut dihadiri Ahyar selaku Kordinator umum aksi, Ade Saputra (Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Stie Muhammadiya Mamuju), Esa Hermansyah (Ketua GMNI Cabang Mamuju), Hairil Amri (Ketua IKAMA Jogja), Mansyah (Ketua IPM-Mateng), Serta semua unsur yang sempat tergabung dalam Aliansi Cinta Guru tersebut.

Ahyar pada kesempatan pertama mengatakan bahwa, Kami secara kelembagaan dari Aliansi Gerakan Cinta Guru menegaskan bahwa isu miring yang beredar dimedia sosial itu atas pengkalaiman aksi kami tidak benar.

“Kami bergerak murni dari hati nurani dan kepedualian kepada guru-guru kami, Kami tidak diinterpensi atau kami tidak di gerakkan oleh oknum partai politik manapun,” Tegas Ahyar.

Lanjut Ahyar, Karna ini adalah kepedulian sosial dan kepedulian kami sebagai mahasiswa, maka wajib dong kami memperjuangkan rakyat yang tertindas.

“Ada salah satu partai politik yang memosting foto aksi kami di facebook yang diserakan dengan Caption partainya, Jika ada oknum pilitik yang ikut dalam aksi itu berarti dia juga memperjuangakan guru, tapi beda dengan kami, kami tegaskan kami tidak ditungganni oleh partai politik manapun,” Tutup Ahyar.

Ade Saputra mengatakan, Secara pribadi bahwa yang dilakuan oleh oknum partai politik itu adalah kesalahan besar yang mengklaim kami, secara pribadi itu adalah kutukan besar.

“Saya pribadi ini sebuah pelecehan atas aksi kami kemarin, kami berjuang bersama guru2 kami, Kami mengutik oknum itu,” Tegas Ade.

Esa selaku ketua GMNI Cabang Mamuju menegaskan bahwa, Konfresnsi pers ini adalah cara untuk menangkis isu miring diluar sana.

“Jika pengklaiman dilakukan orang politik maka tanggapan publik juga nya pasti politis, Gerakan yang kami bangun ini ril dan murni, tidak ada tungangan politik manapun,” Kata Esa.

“Kami ini adalah kaum yang terdidik, tidak perlu kami dibayar untuk melakukan aksi ini. ni murni dari hati nurani,” Papar Esa.

Hairil Amri selaku ketua Ikama Jogja mengatakan bahwa, Ketika guru diintimidasi maka kaum tertidik wajib hukumnya untuk membela.

“Gerakan kami ini murni, secara hukum jelas pelanggaran jika tidak dibayarkan gaji PTT dan GTT, Kami meminta kepada oknum yang mengapload foto kami itu, maka hari ini kami tegaskan untuk dihapus,” Kata Hairil.

Saat ditanya siapa oknum partai politik itu yang mengklaim dan mengapload foto aksi Aliansi Cinta Guru, Maka Hairil menjawab inisial “A”Inisial A,” Jelas Hairil.

Mansyah juga menegaskan bahwa, Jika ada yang mengatasnamakan bahwa aksi ini ada yang menunggani, maka kami tegaskan itu tidak benar.

“Yang muncul yang mengklaim hari ini itu baru 3 hari muncul, Jika ada partai politik, orang tua, mengatakan bahwa aksi ini ada orang dibelakangnya maka itu tidak benar, dan kami sangat kecewa.(Uchu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed