by

PKB Sulbar, Mendorong Cak Imin Menjadi Cawapres

-Politik-570 views

LAPISNEWS.COM, PASANGKAYU – Untuk merespon perhelatan Pemilihan Presiden dan Legislatif ditahun 2019 mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Barat, sudah menerapkan sejumlah jurus andalan.

Itu terlihat dari progres mereka di lapangan dalam melakukan rapat-rapat koordinasi dan pembentukan Posko-Posko “CINTA” (cak Imin untuk Indonesia).

“Hari ini kami hadir di Kab. Pasangkayu bersama Sekertaris DPW Sulbar untuk melakukan rapat koordinasi dengan DPC PKB disini, sekaligus launching posko CINTA yang pertama dimulai dari Kabupaten ini” ujar Irmanto yang juga Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Sulbar, kepada media ini, usai rapat koordinasi, di Warkop Djapos, Kota Pasangkayu,  Kab. Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (25/4/2018).

“Menurutnya, Kader-kader PKB sangat yakin dengan melihat kemampuan dan kapasitas Cak Imin untuk didorong menjadi Calon Wakil Presiden (cawapres) dipilpres 2019 mendatang.

“Karenanya pembentukan Posko ini akan dilakukan di seluruh Indonesia,  dan untuk Sulawesi Barat ada enam posko di enam Kabupaten” jelasnya.

“Sementara di tempat yang sama, wakil ketua DPW Sulbar yang juga merangkap Sekertaris LPP, Muhammad Abid, kepada media ini mengatakan bahwa secara keseluruhan target yang ingin dicapai PKB Sulbar, selain mendorong cak imin menjadi cawapres dan memenangkannya, juga menargetkan 1 kursi DPR-RI, 6 kursi DPRD Provinsi, dan 4 kursi untuk Kabupaten Pasangkayu.

“Kami optimis bisa meraih itu, sebab restu dari para ulama dan terkhusus warga nahdalatul Ulama (NU) di Sulbar juga cukup besar, meskipun juga ada kendala-kendala dari 30 persen keterwakilan kaum perempuan” imbuhnya.

Selain itu, Ketua DPC Pasangkayu, Lubis, SH juga meyakinkan bahwa suara PKB untuk Kab. Pasangkayu diperhelatan kali ini akan berbeda dengan tahun kemarin.

“Kami optimis akan mendulang suara yang signifikan di 2019 ini,  karena selain kepengurusan yang diisi kader-kader muda yang energik dan progresif juga didukung oleh para ulama-ulama terutama untuk wilayah Baras dan Sarudu” jelasnya.

Penulis: Tim IWO/PERMATA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed