by

Dari 12 SMK Siap Ikuiti UNBK di Mamasa Terkendala Akibat Masi Ada SMK Yang Tidak Memiliki Aliran Listrik

LAPISNEWS.COM, Mamasa – Pelaksanaan ujian nasional tingkat SMK berlangsung dengan Aman di wilayah kabupaten Mamasa (02/04/2018)

“Dari Jajaran Polres Mamasa, ASK mengatakan bahwa, dalam proses pelaksanaan Ujian Nasional kali ini menggunakan 2 metode yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Pensil (UNBP) hal tersebut dilaksanakan dengan pertimbangan beberapa daerah di daerah Mamasa tidak mendapat aliran listrik. di siang hari, dan beberapa daerah tidak dapat diakses jaringan internet.

Berikut hasil UN yang dilaksanakan di kabupaten Mamasa:

1. Siswa SMK Talenta Mamasa yang terdaftar untuk ujian nasional 56 orang tapi yang hadir hanya 55 orang

2. Siswa SMK Budi Bhakti Mamasa yang mendokumentasikan 11 orang yang sesuai dengan hasil 37 orang.

3. SMK Kifrah Bangsa Mamasa, siswa yang mencatat hasil ujian 47 orang orang yang sesuai ujian sebanyak 35 orang.

4. SMK Kemilau Bangsa Mamasa, siswa yang mencatat 11 orang yang sesuai dengan 10 orang.

5. SMKN 1 Sespa (Jurusan Parawisata, Jurusan Pertanian, Jurusan Perikanan dan Jurusan Bisnis Manejemen) siswa yang mendislamasikan ujian 140 orang orang yang sesuai dengan 130 orang.

6. SMK 1 Tandukalua (Jurusan TKJ dan Jurusan Otomotif) Diikuti oleh 23 Siswa.

7. SMK Pertanian Kondo Sapata Tanduk Kalua (Jurusan TKJ dan Jurusan Agrobisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura) siswa yang terdaftar mengikuti ujian berjumlah 26 orang namun yang mengikuti ujian sebanyak 24 orang.

8. SMK MIKOYA Sumarorong (Jurusan Akomodasi Perhotelan) diikuti oleh 6 Siswa.

9. SMKN PGRI 1 Sumarorong (Jurusan Teknik Audio Video, Jurusan TKJ, Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Jurusan Keperawatan), diikuti oleh 38 Siswa.

10. SMK Buntu Masakke, Bergabung Dengan SMKN 1 Sumarorong (Jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Jurusan TKJ dan Jurusan Keperawatan), diikuti oleh 47 Siswa.

11. SMK Aswara Aralle, diikuti oleh 20 Siswa.

12. SMK Salusiampek, siswa yang mendokumentasikan 31 orang yang sesuai dengan 27 orang. “(Papar ASK.

“Ia menjelaskan ini dilakukan, Untuk menentukan kebocoran soal ujian UN, soal ujian di atas, di mana pun di aman di Polsek setempat untuk diamankan, selain itu para pengawas yang terdiri dari guru-guru SMK di acak tempat pengawasanya tidak sama dengan asal sekolahnya. ” dan selama proses ujian berlangsung akan diamankan oleh personil Polres Mamasa dan Polsek daerah. “(Tanya / K Parangka / *)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed