by

Bupati Akan Buat Perda, Tak ikut Subuh Berjamaah, ASN di Pasangkayu Kena Sanksi

-Daerah-780 views

LAPISNEWS.COM, Mamuju – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu mengeluarkan ketentuan baru yang menuntut seluruh ASN yang beragama Islam untuk ikut sholat subuh berjamaah di masjid. Jika tak ikut, maka akan dikenakan kesalahan salah satunya pemotongan TPP (tunjangan tambahan balita).

“Hal ini dikemukakan Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, Minggu 25 Maret 2018. Aturan ini akan segera dibuatkan perda-nya agar lebih mengikut. Penerapan aliran bagi ASN Muslim sholat subuh berjamaah di masjid dimulai pada hari Jumat 23 Maret 2018.

“Ini akan berlaku setiap hari Jumat kita sholat subuh berjamaah. Ketentuan ini wajib bagi semua pegawai. Supaya gampang di absen, maka sholat subuh berjamaah dilakukan di masjid Al Madaniah, Ini juga termasuk masjid ini kelihatan ramai kalau subuh,” jelas Agus.

Bagi ASN, sholat subuh berjamaah di mesjid ini sudah masuk jam kerja. Jadi, di hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 04.00 hingga 12.00. Setelah sholat Jumat, maka para ASN sudah tidak bisa masuk kantor lagi.

“Jadi, jam kerja di hari Jumat dimajukan dimulai dari sholat subuh itu, misalnya dimulai jam 4 hingga jam 12. Jam kerja tetap sama saat 7,5 jam atau 8 jam. Jadi, pelayanan tetap berjalan hingga siang hari sebelum sholat Jumat.

Kami berharap dengan adanya gerakan sholat subuh berjamaah ini, maka kualitas iman dan taqwa masyarakat Pasangkayu, cukup para pegawai dapat meningkat, “kata Ketua DPD PDIP Sulbar ini. (Cul / *)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed