by

Meningkatkan Kwalitas Guru Perlu Persiapan Anggaran Untuk Terus Melakukan Pelatihan

-Daerah-1,014 views

Lapisnews. Com – Bertempat di kantor dinas pendidikan dan kebudayaan Mamasa upacara Hut PGRI yang ke 72 di gelar, sabtu (25/11/2017)

“Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa H Ramlan Badawi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan H Muh Syukur, Ketua PGRI Kabupaten Mamasa Benyamin Bonggalino, camat Mamasa, dan jajaran guru dan siswa (i) se kabupaten Mamasa.

“Dalam sambutannya Bupati Mamasa ia memberikan kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tinggi kepada para guru atas dedikasi, komitmen dan iktiar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khusus daerah Mamasa

“Lebih lanjut ia jelaskan apakah guru memegang peranan yang mulia dan strategis dalam menentukan masa depan bangsa, tanpa peran guru seseorang tidak akan perna mengalami kesuksesan, sejak ditetapkannya undang-undang nomor 14 tahun 2005 guru dan dosen ditetapkan sebagai pekerja profesional.

“Lebih lanjut pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui penghargaan tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang telah bersertifikat pendidik guna meningkatkan profesionalisme guru dan dapat berimplikasi nyata pada kompetensi dan kinerja guru.

“Ia jelaskan kompetensi dan prestasi belajar siswa, perlu dirumuskan kebijakan agar bisa tunjangan profesi guru dapat di investasikan untuk peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru mandiri.

Senada dengan hal tersebut H Muh Syukur selaku kadis Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Mamasa menjelaskan untuk meningkatkan kwalitas guru perlu persiapan anggaran untuk terus melakukan pelatihan, workshop, sosialisasi guru, tanpa hal tersebut kwalitas guru tidsk akan tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

Salah satu cara untuk meningkatkan kwalitas guru dengan melakukan ujian kompetensi guru, sehingga menjadi pilihan dalam tunjangan kwalitas guru, agar perlu dilakukan proses pengawasan yang ketat dalam pemberian tunjangan kompetensi guru.

“jika ditemukan guru tidak bekerja sesuai dengan tunjangan kompetensi yang diberikan, maka tunjangannya tidak akan diberikan” tutur H Muh Syukur

lebih lanjut ia jelaskan perlu peran Kepala sekolah dan Pengawas sekolah untuk mengecek absensi para guru yang tunjangan, jadi saat ditemukan ini, maka tunjangan guru tidak akan diberikan.
“(Kristian Parangka / Y)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed