oleh

Di usia Sulawesi Barat yang Ke 13 Tahun ini Tentunya Capaian dari Pembangunan Daerah di Berbagai Sektor Sudah Dapat dirasakan

  • Lapisnews. com – Mamuju – Momen Hari jadi Provinsi Sulbar Ke-13  tanggal 22 september tahun 2017 adalah sejarah yang bagi provinsi yang masih tergolong muda, dalam momen ini, Anggota DPD RI Asal Sulbar H.  Iskandar Muda mengatakan bahwa Di usia Sulawesi Barat yg ke 13 tahun ini tentunya capaian-capaian dari pembangunan daerah di berbagai sektor sudah dapat dirasakan. Sepanjang 2004 sampai 2016 kemarin telah terlihat pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, rumah sakit, gedung perkantoran pemerintah daerah dan berbagai sarana dan prasarana.
Dari sisi pembangunan manusia, tingkat pendidikan masyarakat Sulbar sudah semakin baik jika dulu dirata-ratakan hanya tamat SD-SMP saat ini sudah minimal tamat SMA dan sederajat. Namun demikian masih banyak juga PR yg harus diselesaikan oleh Pemprov Sulbar. Dibawah kepemimpinan Gubernur Ali Baal Masdar sejumlah problem di daerah dilakukan kembali penanganan secara komprehensif yg dituangkan dalam RPJMD Provinsi Sulbar untuk 5 tahun ke depan.
Sebagaimana tagline MAJU MALAQBI tentunya cita-cita yg diinginkan Gubernur ABM agar kedepannya Sulbar bisa semakin maju dan berkembang diberbagai sektor. Sulbar bisa keluar dari status daerah tertinggal. Malaqbi dipahami sebagai bentuk reformasi birokrasi, bahwa penyelenggaraan pemerintahan di daerah harus mengedepankan sikap, karakter, tindakan, perilaku dan tutur kata yg mencerminkan kemuliaan sebagaimana sifat dan karakter yg diwariskan oleh para leluhur di tanah mandar.

Iskanda juga menjelaskan bahwa Terkait dengan kondisi terkini dimana Sulbar dihebohkan dengan issu korupsi berjamaah yg melibatkan oknum Penyelenggara Pemeintahan, Anggota DPRD dan pihak ketiga tentunya kita semua prihatin. Karena disaat yg sama kita ingin terwujudnya penyelenggaraan proses pemerintahan dan pembangunan yg bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (clean and good government). Yang paling mencengangkan padahal baru saja Pemprov Sulbar mendapatkan predikat WTP dari BPK RI untuk kedua kalinya. Ini menunjukkan realita bahwa Predikat WTP tidak menjamin bersih dari korupsi ataupun penyelewengan anggaran di daerah.
Karena itu dibutuhkan political will baik dari Gubernur, Pimpinan DPRD untuk terus mengawasi secara ketat pengelolaan keuangan daerah agar dapat semakin transparan dan akuntabel
Kaitan dengan Hari Jadi Sulbar yg ke 13 mari kita jadikan sbg Momentum untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan pada rel atau khittohnya sebagaimana yg dicita-citakan oleh para pejuang pembentukan provinsi Sulawesi Barat baik yg masih hidup maupun yg sudah mendahului kita.”Tutup Iskandar.(Uchu/Adhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed